oleh

Penyelesaian Masalah Prodi Fisika di Universitas Nusa Cendana Dipertanyakan

RADARNTT,Kupang- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indinesia PMKRI Cabang Kupang kembali menanyakan legalitas Prodi Fisika Undana Kupang yang kini berstatus bermasalah.

Hal itu dikatakan Ketua PMKRI Cab Kupang Markus Gani kepada wartawan menyangkut permasalahan Akreditasi Prodi Fisika Undana, di Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana Kupang saat ini terbelit persoalan. PMKRI menduga kuat bahwa bahan akreditasi yang dijiplak oleh pihak Prodi Fisika Undana, sehingga merugikan mahasiswa yang sudah menyelesaikan ujian skripsi dan para alumni Prodi Fisika, Kata Gani (Selasa 12/06/2018).

Selain itu Ketua PMKRI Kupang menegaskan, kasus ini sengaja disembunyikan oleh pihak rektorat Undana dari tahun 2017. Dugaan plagiat bahan akreditasi oleh pihak prodi membuat BAN-PT tidak memberikan nilai akreditasi kepada program studi fisika fakultas ilmu keguruan dan ilmu pendidikan UNDANA kupang.

Menurut Gani, ada indikasi mafia yang terjadi di Undana, bahan akreditasi saja pakai jiplak. “Ada yang tidak beres dalam manajeman kampus, profesionalisme Rektor, para dosen, dan pegawai patut dipertanyakan,” imbuhnya. Markus Gani juga menekankan, egoisme yang dilakukan pihak kampus jangan mengorbankan ratusan mahasiswa yang mengenyam pendidikan di prodi fisika.

Selanjutnya PMKRI Cabang Kupang mendesak Rektor Undana bertanggungjawab dan segera mencari solusi sehingga mahasiswa tidak dikorbankan secara sepihak. Pihak rektorat juga diminta segera membangun komunikasi dengan pihak Menristek Dikti, pinta Markus
“Kami mendesak DPRD NTT segera memanggil Rektor Undana untuk meminta pertanggungjawaban terhadap masalah prodi FKIP FISIKA Undana,” pungkasnya.(Ro/Set/RN)

Komentar