oleh

PKBM Sekota Kupang Akan Selenggarakan USBN 2018

RADARNTT, Kupang – Dalam rangka mempersiapkan Ujian Sekaolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2018, Direktorat Pendidikan Non Formal (PNF), melalui Forum Tutor Kesetraan tingkat Provinsi akan melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan soal USBN, dengan tujuan untuk mengendalikan mutuh program pendidikan kesetaran, hal ini disampaikan oleh Ketua DPD Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( F-PKBM) Kota Kupang Polikarpus Do diruang kerjanya, Selasa, 12/03/2018.

Sebagai Ketua Forum PKBM Kota Kupang, Polikarpus Do menjelaskan bahwa kegiatan yang digagas dan diprogramkan oleh Direktorat melalui forum tutor provinsi ini dirinya sagat mendukung. Pasalnya kegiatan Bimtek penyusunan soal USBN ini, merupakan hal baru bagi Lembaga Pendidikan Non Formal khususnya pendidikan kesetaraan.
Lanjut Poli, tahun 2018 ini, seluruh PKBM dikota Kupang siap menyelenggarakan USBN dan UNBK, dirinya mengaku bahwa ada 10 PKBM yang sudah siap menyelenggarakan USBN dan UNBK yang akan dilaksanakan sesuai jadwal yang terlampir pada Prosedur Oprasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018, “ PKBM yang menyelenggarakan USBN maupun UNBK adalah lembaga yang sudah terdapodik dan terakreditasi.”cetus Polikarpus.

Direktur PKBM Bintang Flobamora ini juga menambahkan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk Tahun Pelajaran 2017/2018 mewajibkan seluruh satuan pendidikan menyelenggarakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Pada prinsipnya Kota Kupang sebagai barometer Pendidikan khususnya Program Pendidikan kesetaraan selalu siap menyelenggarakan USBN dan UNBK, kesiapan yang dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan adalah melalui tahapan simulasi dan gladi, dan terkait soal ujian, kata Polikarpus 25% disiapkan dari pusat, dan disusun berdasarkan kisi-kisi Berstandar Nasional Satuan Pendidikan (BNSP), sedangkan 75 % disusun oleh para tutor dari satuan pendidikan yang difasilitasi oleh forum tutorial kesetaraan kabupaten/kota atau provinsi bagi yang belum terbentuk forum di kabupaten/kota.

Untuk diketahui penyelenggaraan USBN bagi Pendidikan kesetaraan tahun 2018 ini, akan disamakan dengan pendidikan formal, hal ini dilakukan agar eksistensi mutuh pendidikan semakin meningkat, serta menciptakan output yang cerdas dan berkompetensi.

Dirinya merincikan Mata Pelajaran (Mapel) yang akan disajikan dalam ujian tersebut yakni Paket Kesetaran A tujuh Mapel, yang terdiri dari Mapel wajib yaitu PKn,Bahasa Indonesia,Matematika,IPA dan Mapel tambahan Agama dan Mulok, sedangkan Paket kesetaran B yakni 10 Mapel yang terdiri dari Mapel wajib Bahasa Indonesia, PKn,IPA, IPS,Matematika, Bahasa Ingris, Mapel tambahan Agama,PJOK,Seni Budaya,Mulok dan PLSBD. Sementara Paket Kesetaraan C yakni 12 Mapel yang terdiri dari, Mapel wajib PKn,Bahasa Indonesia,Matematika,Geografi,Bahasa Ingris,Sosiologi,Ekonomi dan Mapel tambahan Agama,PJOK,Seni Budaya, PLSBD dan TIK. (Yolf/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan