oleh

Progres Pembangunan Area Komersial Marina Labuan Bajo Capai 35 Persen

RADARNTT, Labuan Bajo – Pembangunan Indonesia ferry property topping off area komersial tahap I kawasan terpadu Marina Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), mencapai 35 persen.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan itu saat melangsungkan penyelesaian konstruksi atau topping off area komersial tahap I Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo.

“Progresnya kurang lebih 35 persen. Kita harapkan komersial area tahap I ini bisa selesai pada akhir tahun ini”, kata Ira Puspadewi kepada RadarNTT. Sabtu (05/05/2018).

Dia mengungkapkan proyek area komersial yang dibangun merupakan bagian dari program pengembangan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo yang meliputi pembangunan marina, hotel serta pengembangan dermaga penyeberangan dengan total investasi sebesar Rp. 398 miliar.

Area komersial di Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo ini akan membidik sejumlah tenant retail serta makanan dan minuman khas lokal yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah serta menciptakan pusat bisnis baru.
Selain area komersial, tahun ini juga sudah mulai dilakukan pembangunan hotel dan marina di lingkungan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo yang ditargetkan dapat rampung tahun 2019.
Labuan Bajo memiliki daya tarik kuat di sektor pariwisata karena keindahan alamnya serta kekayaan budayanya. Selain Pulau Komodo, masyarakat juga dapat menikmati keindahan alam mulai dari Desa Wae Rebo, Pink Beach, serta Pulau Padar.
Dengan dilakukannya pembangunan kawasan di lingkungan Pelabuhan Labuan Bajo, PT ASDP optimistis wilayah Labuan Bajo dapat menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata di Indonesia.

Mengacu kepada Data Kementerian Pariwisata, target sasaran pembangunan pariwisata Indonesia di tahun 2019 mencapai 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 275 juta kunjungan wisatawan nusantara dengan pencapaian devisa mencapai sekitar Rp 240 triliun.

Adapun wilayah Labuan Bajo yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat diharapkan dapat mencapai target kunjungan 500 ribu wisatawan mancanegara dan 5 juta wisatawan nusantara dengan target pencapaian devisa mencapai Rp 8 triliun. (Mhen/RN)

Komentar