oleh

Proyek DAK Dinkes Kabupaten Kupang Diambang Gagal Lelang

-Kupang, News-2.079 views

RADARNTT, Oelamasi – Anggapan mulai bermunculan bahwasanya Plt. Sekda Joni Nomseo yang merupakan perpanjangan tangan dari Bupati Kupang Ayub Titu Eki tidak mengambil sikap tegas dan terkesan mengulur ulur waktu bersama Maria Babanong yang membuat proses pelelangan Dana Alokasi Khusus (DAK) afirmasi terhambat.

Dikatakan Robert AJ Amaheka Kepala Dinas Kesehatan, jika pelelangan proyek DAK Afirmasi tahun 2018 gagal dilaksanakan, maka dirinya akan menyerahkan sepenuhnya proses pelelangan proyek ini kepada Plt. Sekda Kabupaten Kupang Joni Nomseo dan ULP Kabupaten Kupang.

Ia juga akan membuat semacam surat bermeterai untuk menyerahkan mandat paket lelang, dan pelaksanaannya diserahkan kepada Sekda. Rencananya surat pernyataan tersebut kemudian diserahkan kepada Bupati Kupang, Sekda, TPAD, BPK, BPKP dan Kejaksaan.

Sesuai Berkas Berita Acara Penyelesaian Persoalan Proses Pelaksanaan Pelelangan Barang/Jasa Sumber DAK Dinas Kesehatan Tahun Anggaran 2018 yang diketahui redaksi radarntt menyebutkan beberapa poin yang diminta segera direkomendasi pada Kamis, (3/5/2018) kemarin namun belum terlaksana, yaitu:

Pertama : Langkah langkah konkrit secara cepat dan tepat segera diambil untuk melakukan tindakan percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2018.

Kedua : Mengakomodir anggota kelompok kerja pengadaan barang dan jasa tahun 2018 dari unsur kesehatan dengan nama nama sebagai berikut, yakni Matelda L.S Tabelak, SKM, M.Si, Mex I. Leo Penu, SKM, Roy Pefi Riwu Bara, SKM

Ketiga: Sesuai dengan dua point di atas, maka semua pihak yang berkaitan dengan proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan Tahun Anggaran 2018 berkomitmen melaksanakan tugas sebagai berikut;

1). Bupati Kupang; menerima laporan setiap proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan tahun anggaran 2018, memonitor perkembangan dari proses pengadaan yang dilakukan dan memfasilitasi tindak lanjut dari kegiatan yang dilakukan sehingga berjalan dengan baik dan lancar serta sesuai waktu yang telah ditetapkan.

2). Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang; mendukung pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2018, mendorong dan mengambil tindakan cepat terhadap semua hambatan yang terjadi selama pengadaan barang dan jasa Dinas Kesehatan Tahun Anggaran 2018.

3). Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Kupang ; mendukung dan mengkoordinasikan semua langka atau upaya percepatan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan Jasa Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2018.

4). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang ; bertanggung jawab dalam semua proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan tahun anggaran 2018.

5). Kepala BP4D ; mendukung dan membantu mendorong proses percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa bidang kesehatan tahun anggaran 2018.

6). Kepala BPKAD menerima laporan, meneliti semua dokumen dan menindaklanjuti semua proses pembayaran sesuai prosedur dan waktu yang telah ditetapkan bersama sehingga tidak terjadi keterlambatan pembayaran atau hal-hal yang tidak diinginkan sama seperti DAK 2017 yang lalu.

7). Inspektorat Daerah ; membantu mengawasi proses dan jalannya pelaksanaan barang dan Jasa Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2018 agar berjalan lancer dan sesuai dengan aturan atau prosedur yang berlaku.

8). Kepala Bagian Administrasi Pembangunan ; mendukung proses dan pelaksanaan pengadan barang dan Jasa Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2018 agar berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Jika proses ini terus berlarut-larut maka proyek bernilai Milyaran rupiah berpotensi gagal lelang dan sangat merugikan masyarakat. Khususnya di bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Kupang. (TIM/RN)

Komentar