oleh

Proyek Mangkrak, Masyarakat Krisis Air Minum Bersih

Kondisi Bak dan Keran air yang tidak berfungsi

RADARNTT, Labuan Bajo – Proyek Air Minum Bersih di kecamatan Ndoso kabupaten Manggarai Barat(Mabar) Nusa Tenggara Timur(NTT) terkesan menghambur-hamburkan Uang Negara.

Kepada media ini warga yang berdampak dari pembangunan proyek Air Minum tersebut menyampaikan kekesalannya belum lama ini.

“Sejak di bangunya proyek ini, kami menyambut penuh antusias dan mendapat perhatian khusus di karenakan baru pertama kali membangun jaringan seluas ini di wilayah kami, selama ini kami mengalami krisis air bersih, kami mendapatkan air bersih harus pergi jauh dari perkampungan, kadang kami konsumsi air hujan saja” tutur salah seorang warga Raca yang tidak mau di sebutkan namanya.

Kondisi Bak Penampungan tanpa Air Bersih

“Awalnya kami berharap penuh dengan proyek ini, namun kami merasa kesal karena tidak sedikitpun kami merasakan hasil, bagi kami proyek ini hanya menghambur-hamburkan uang negara”, tuturnya lagi.

Sesuai informasi yang di himpun dari warga setempat, proyek tersebut bersumber dari APBD II yang di kerjakan melalu proses lelang, namun belum bisa di pastikan siapa yang mengerjakannya dan jumlah pagu anggaranya berapa, karena media ini kesulitan mendapatkan sumber informasi yang pasti.

Warga Ndoso berharap, Pemda Mabar tetap melanjutkan pembangunan proyek tersebut dan mencari solusi agar mereka mendapatkan air minum yang layak di konsumsi.

Untuk di ketahui, proyek air minum yang di bangun bersumber dari mata air Sosor Alo di kampung Pajo Tentang Ndoso, panjang jaringan yang di bangun sekitar 5 kilo meter, kondisi terkini banyak pipa yang rusak karna tidak terawat, kuat dugaan pembangunan proyek itu tidak melalui perencanaan yang matang.(Adi/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru