oleh

Singgung Utang 35 M, Sidang DPRD Manggarai Ricuh

Anggota DPRD Manggarai Marsel Nagus Ahang, SH

RADARNTT, Ruteng – Anggota DPRD Kabupaten Manggari dari Partai PKS dapil Ruteng-Lelak Marsel Nagus Ahang SH marah lantas hak suaranya tidak di hargai oleh Anggota DPRD lain saat sidang pembahasan KUA PPAS APBD perubahan tahun 2018.

Kepada media ini Marsel Ahang menjelaskan,  Kejadian itu bermula dirinya meminta penjelasan bupati Deno mengenai utang jangka pendek sebesar 35 miliar lebih, namun salah seorang DPR lainya bernama Matias Masir dari partai PAN merasa terganggu dan diminta keluar dari ruangan sidang.

“Saya interupsi bupati Deno untuk menanyakan soal utang jangka pendek sebesar 35 miliar dan kalau ada SILPA kenapa ada rasionalisasi anggaran ke setiap OPD,  namun pa Matias Masir tiba tiba minta usir saya dari ruangan sidang”,  Ungkap Marsel

Marsel juga mengatakan,  Pa Matias ikut campur membela karena satu partai dengan Bupati Deno Kamelus sekaligus ketua partai PAN yang mengusung dirinya DPRD.

Marsel juga megakui, mendapat tindakan kekerasan dari oknum Satuan Polisi Pamong Praja saat mengamankan kejadian tersebut sehingga menyebabkan luka di sekitar wajah kanannya.

“Saya mendapatkan tindakan kekerasan dari oknum Sat. Pol PP yang bertugas saat melerai kejadian itu sehingga wajah kanan saya luka sobek. Saya juga sudah melaporkan oknum satpol PP itu ke pihak kepolisian Manggarai dengan tindakan penganiaayan.” jelasnya.

Untuk di ketahui kejadian itu bermula dari interupsi Marsel Ahang kepada pimpinan sidang terkait SILPA 35 miliar lebih, merasa terganggu, Matias Masir DPR satu partai dengan Bupati Kamelus Deno meminta Marsel Ahang keluar dari ruangan sidang, merasa tidak di hargai hak suaranya, Marsel lansung menunjuk Matias Masir dan membanting meja dan gelas lalu di lanjutkan baku serang. (Aj/RM/RN)

Komentar