oleh

Siswa SMP Negeri 7 Ruteng Rame Rame Tidak Naik Kelas

RADARNTT, Ruteng–Orang tua siswa dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Ruteng Desa Pong Murung, Kecamatan Ruteng, kabupaten Manggarai NTT merasa kecewa dengan keputusan pihak sekolah tidak menaikan anak mereka ke tingkat berikutnya.

Orang tua murid merasa keputusan pihak sekolah di nilai janggal, dan menyayangkan sikap pihak sekolah yang tidak pernah menginformasikan terkait prestasi buruk dan nilai akademik yang dialami anak mereka selama ini.

“keputusan anak kami tidak naik kelas oleh pihak sekolah sangat janggal, selama ini pihak sekolah tidak pernah menginformasikan ke kami terkait perilaku anak kami, kok tiba-tiba pihak sekolah tidak menganggap anak kami kurang baik atau malas,” tutur Kristo salah satu orang murid yang ditemui radarntt (Senin 12/07/2018).

Ia juga mengatakan “Rata rata kami orang tua tidak tahu membaca apalagi menulis, sehingga harapan kami merekalah masa depan kami, setidaknya mereka jangan seperti kami yang hari-hari kerja di kebun.”
Lebih lanjut dikatakan, “Saat kami sebagai orang tua bersemangat untuk menyekolahkan anak, tiba-tiba ada keputusan begini, kami sangat kecewa.”

“Mestinya bila anak kami malas atau kelakuan tidak baik mestinya ada pemberitahuan ke kami orang tua murid,” tutur Kristo. Dirinya berharap pihak sekolah memberikan kesempatan kepada anak – anak yang tidak naik kelas untuk mengikuti ujian ulang atau remedial, dan mohon kedepannya ada koordinasi yang baik antara orang tua dan guru.

Sementara saat dihubungi via seluler, Kepala Sekolah SMPN 7 Cumbi Ruteng, Rofinus Dandur sempat menjelaskan, tentang kriteria kenaikan kelas terhadap siswa.

“Ada kriteria kenaikan kelas terhadap semua siswa, semua penilaian sudah mengikuti prosedur, liat saja di rapor masing masing dari murid bersangkutan, ada berapa nilai yang tidak tuntas di rapornya, semuanya sudah jelas kok,” tutur Kepala Sekolah.

Untuk diketahui jumlah siswa yang tidak naik kelas sebanyak 27 murid dari akumulasi tingkat yang berbeda. Khusus dari Desa Pong Murung, Kecamatan Ruteng ada 8 orang anak laki-laki yang tidak naik kelas, terdiri dari 5 orang kelas satu dan 3 orang kelas dua, dari ke delapan anak tersebut semuanya tidak ingin melanjutkan lagi sekolahnya jika tetap tidak naik kelas. (AJ/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan