oleh

Tarsi, TABIR Merasa Terpanggil Membangun Matim

-Matim, News-1.606 views

RADARNTT, Borong – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim) yang dengan tagline TABIR (Tarsius Syukur – Yoseph Biron Aur), menyambangi masyarakat Kampung Golo Poe, Desa Golo Wangkung, Kecamatan Sambi Rampas, Matim.

Walau pertemuan itu dilakukan dibawah tenda darut dan dibawah panas teriknya matahari siang itu, ratusan masyarakat terlihat begitu antusias dan betah mendengar orasi politik yang dilakukan oleh Tarsius Syukur bersama tim partai koalisi dan tim pemenangan.

Dalam orasinya, Tarsi mengatakan, Tabir mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Matim karena merasa terpanggil untuk membangun Matim.

“Kita terpanggil menjadi pemimpin untuk merubah dan membangun Matim kearah yang lebih baik lagi,” ungkap Tarsi, Sabtu (14/04/2018).

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Matim saat ini sangat tidak mencukupi untuk membangun Matim yang secara geografis dan topografisnya cukup sulit dan terjal sehingga membutuhkan anggaran yang cukup banyak.

APBD itu adalah uang rakyat dan dipergunakan untuk kemakmuran dan kesejateraan rakyat Matim melalui berbagai pembangunan.

“Kami hadir ingin membuka transparansi pengelolaan anggaran, karena uang tersebut merupakan uang milik rakyat,” ucapnya.

Tabir juga memberikan apresiasi pada kearifan lokal masyarakat Matim selama ini, salah satunya tenunan ikat, sebut Tarsi. Karena itu, Tarsi berjanji, jika dirinya atau Tabir terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Matim nantinya, salah satu yang menjadi fokus perhatiannya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat melalui bidang tenun ikat dengan mewajibkan setiap ASN disetiap OPD Lingkup Pemkab Matim untuk menggunakan kain tenun ikat sebagai seragam.

Tarsi juga mengatakan, Matim sangat membutuhkan pemimpin yang arif dan bijaksana.

“Dia harus bisa merangkul semua rakyat, melalui berbagai pembangunan disemua sektor pembangunan yang adil dan merata,” tegasnya.

Visi Tabir untuk Matim kedepan adalah mewujutkan pemerintahan yang baik dan bersih, serta Matim yang adil, sejahtera dan makmur sesuai potensi yang ada di Matim.

Menurutnya, secara keseluruhan, Matim merupakan wilayah yang sangat subur dan sangat potensial disegala bidang, namun hal itu belum dioptimalkan. Karenanya sangat membutuhkan intervensi pemerintah didalamnya.

Dibidang pertanian, lanjut Tarsi, dalam rangka meningkatkan perkonomian masyarakat, maka kehadiran pemerintah melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) itu sangat penting untuk ditempatkan disetiap desa. Dan mereka wajib tinggal disana, tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKPI Matim, Marsel Pelealu, dalam sambuatnnya mengatakan, PKPI memilih mengusung paket Tabir dengan sejumlah alasan, dianyarnya, Calon Bupati Tarsi Syukur Lupur, belum memimpin tetapi dengan pengalaman dan keterlibatannya dalam puluhan tahun dibidang lembaga sosial karitatif atau LSM asing asal Negara Belanda, dia telah banyak berbuat untuk matim.

Tabir juga adalah satu-satunya paket yg mampu membawa Matim kearah yang lebih baik kedepannya. Disisi lainnya adalah, paket Tabir Mudah, jujur dan Tegas.

Hampir senada dengannya, Mensi Anam ketua DPC Hanura Matim juga dalam orasi politiknya mrnyampaikan, 2 (dua) hal penting yang perlu dilakukan pertama bagiaman matim di buat lebih baik karena itu butuh pemimpin yang berorientasi pada perubahan. Selain itu calon yang Hanura usung berpontensi menang.

“Karenanya kita harus memahami karakter calon pemimpin kita yang bisa menjadi sebagai pelayan rakyat serta memiliki harus memiliki katakter kerendahan hati. Sebab pemimpin harus menjadi pelayan bukan penguasa. Harus jujur, disiplin dan kualitas kerja. Tarsi sudah22 tahun di LSM Belanda, Tarsi sudah memiliki semua itu,” ungkapnya.

Bahkan mensi menyebut selama berkarir di lsm Tarsi telah banyak membantu keuangan daerah Manggarai Timur.

Tarsi sudah bangun air minum, sekolah, jalan raya, puskesmas, rumah ibadah dan lain sebagainya,” sebut Mensi. (Mhen/RN)

Komentar