oleh

UPTD KPH Mabar Kembangkan Enam Ekowisata Baru

-News-2.682 views

RADARNTT, Labuan Bajo – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), dibawah Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini tengah mengembangkan sebanyak enam Ekowisata di Mabar.

“Potensi pada kawasan ini akan bisa dikembangkan menjadi wisata tracking dan wisata alam. Tentu program ini akan berkoordinasi dengan dinas pariwisata dan pihak terkait lainya, serta melibatkan masyarakat sekitar untuk dikelola bersama dengan pola kemitraan kehutanan”, ungkapnya.

Demikian disampaikan Kepala UPTD KPH Kabupaten Mabar, Stefanus Nali kepada RadarNTT. Senin, (21/05/2018) di Labuan Bajo.

Stefanus menyebutkan enam titik ekowisata yang sedang dikembangkan itu diantaranya yaitu di Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Desa Liang Ndara dan Golo Damu, Kecamatan Mbliling, di Desa Boleng Kecamatan Boleng, serta di Desa Golo Welu Kecamatan Kuwus.

Pada prinsipnya kata Stefanus, UPT KPH Mabar melakukan kerjasama dengan masyarakat sekitar hutan semata-mata meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu dengan cara memaksimalkan potensi yang ada pada tiap kawasan hutan.

“Program ini semoga dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan usaha di lokasi ekowisata itu”, kata Stefanus.

Karena itu, Stefanus mengatakan UPT KPH, disamping memberikan pelayanan publik, juga melakukan pengelolaan kawasan hutan yang bisa dijadikan sebagai lokasi pariwisata.

Untuk diketahui besar kawansan hutan di Mabar seluas 72.000 Ha. Saat ini pula UPT KPH Mabar membina sejumlah kelompok masyarakat mengelolah produk hasil olahan dari kawasan hutan seperti Madu dan Gula Aren. (Mhen/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan