oleh

VOX POINT Indonesia Gelar Rekoleksi Kebangsaan di Aula Susteran RVM Asumpta Kupang

RADARNTT, Kupang – Vox Populi Institute atau disingkat VOX POINT-Indonesia, hari ini Sabtu, (27/1/2018), mengadakan Rekoleksi Kebangsaan demi mengembangkan nilai-nilai keimanan dan spirit kebangsaan Indonesia, bertempat di Aula Susteran RVM Asumpta, Kota Kupang. Kegiatan baru akan berakhir setelah misa pelantikan dan perutusan pengurus Vox Point NTT, pada Minggu, (28/1/2018) besok.

Herman Seran, selaku pemandu acara, membukanya dengan mempersilakan Ketua Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Agung Kupang, Rm. Maxi Un Bria, Pr untuk memimpin doa pembuka, dilanjutkan dengan kata pengantar dari Bpk. Budhi Herdanto, perwakilan dari dewan nasional Vox Point Indonesia.

Dalam sambutannya, Budi menegaskan tentang pentingnya persatuan dan kerja sama orang-orang potensial yang beragama katolik.

“Rekoleksi ini diadakan untuk memupuk nilai-nilai kebangsaan yang mulai luntur. Banyak orang muda yang tidak punya kerja, tidak punya uang, tentu negeri ini akan hancur. Negeri yang kaya raya ini, mestinya rakyatnya sejahtera. Jangan sampai tikus mati di lumbung padi. Karena itu kerja sama diantara orang-orang katolik adalah penting.” papar pria berlogat jawa itu.

Hadir juga di sana, gubernur NTT, Frans Lebu Raya, dalam sambutannya, mengatakan bahwa ada begitu banyak organisasi di Indonesia tentu ada mandat yang dilaksanakan, termasuk sistem kaderisasinya.

“Ini untuk pertama kali Vox Point datang ke NTT, tapi bukan untuk yang terakhir. Sistem kaderisasi harus berjalan, bukan hanya di bagian politik, tapi semua aspek, termasuk sosial, budaya dan pendidikan. Kaderkan, lalu kirim kemana-mana untuk bertindak sebagai pengambil kebijakan”, ujarnya.

Lebu Raya juga mengatakan, rekoleksi ini penting karena suasana kebangsaan kita yang kini nasionalismenya kurang stabil. Ada kegelisahan dan kegundahan. Karenanya, ia mengajak untuk menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi dan berbuat sesuatu untuk masa depan bangsa ini. Banyak orang pintar di NTT ini tetapi mesti bersatu dan saling mendengarkan.

Kehebatan-kehebatan ini, menurut Lebu Raya, jika tidak disatukan maka akan menjadi lemah lunglai dan berantakan.

Untuk diketahui, hadirnya organisasi Vox Point Indonesia adalah untuk menyuarakan dan mewujudkan kebenaran dan keadilan, mengembangkan nilai-nilai kebangsaan dan sebagai wadah kajian strategis bidang sosial politik, kemasyarakatan dan kenegaraan.

Sehingga, salah satu program kerjanya adalah menempatkan wakil-wakil rakyat dan jabatan politis kenegaraan yang berasal dari umat katolik. (Baurae/RN)

Komentar