oleh

Warga Alak Butuh Penerangan, Ini Kata Direktur RAJC

RADARNTT, Kupang – Hasil riset Rumah Aspirasi Jeriko Center Kupang melaporkan bahwa 98% warga di kecamatan Alak Kota Kupang mengeluh tentang penerangan lampu jalan di wilayah mereka. Hal ini diungkap oleh Fellyanus Haba Ora Direktur Rumah Aspirasi Jeriko Center (RAJC) Kupang saat dihubungi media ini pada Selasa, 13 Maret 2018.

“Hasil riset Rumah Aspirasi Jeriko Center Kupang menemukan bahwa 98% warga yang mengeluh tentang penerangan adalah Kecamatan Alak. Alasan dominan pengeluhan warga adalah daerah yang masih sepi dan belum padat perumahan. Warga takut adanya aksi kriminalitas. Oleh karena itu, kami dari Rumah Aspirasi telah berkoordinasi dengan Bagian Umum Setda Kota Kupang agar dapat membantu warga Alak dalam hal penerangan. Tadi malam (Senin, 12/3/2018) kami bersama Bagian Umum Setda Kota Kupang dalam pemasangan dan penerangan 20 titik lampu di Kelurahan Penkase-Oeleta, Alak dan diharapkan dapat terus berlanjut agar Kecamatan Alak menjadi terang dan masalah penerangan tidak menjadi pengeluhan lagi”, ungkap Fellyanus yang akrab disapa Ian.

Lanjut Ian yang juga kandidat Doktor dari IPB Bogor ini, untuk sementara Kecamatan Alak menjadi prioritas karena hasil riset Litbang Rumah Aspirasi, Kecamatan Alak sangat butuh perhatian. Bahkan ke depannya, Rumah Aspirasi Jeriko Center akan mengawal ketat pembangunan di Kecamatan Alak.

Terpisah, petugas teknis pemasangan lampu jalan, Edy Meok mengatakan bahwa tim teknis telah memasang 20 unit lampu penerangan jalan. Lampu – lampu tersebut dipasang di sekitar kantor kecamatan Alak dan belakang gereja Oxodus.

“Kemarin malam, kita pasang 20 unit lampu. Kita kerahkan dua tim teknis masing – masing 5 orang. Untuk tiga hari ke depan akan diselesaikan pemasangan wilayah Alak,” pungkasnya. (tim/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan