oleh

Warga Keluhkan Jembatan Wae Rempo dan Jalan Rai-Wangkung Rusak Parah

RADARNTT, Ruteng – Kondisi Jembatan Wae Rempo yang dibangun dua puluh tahun yang lalu itu mengalami kerusakan yang sangat serius, sementara jalan Rai-Wangkung yang dibangun beberapa tahun yang lalu mengalami kerusakan disebabkan air selalu menggenangi badan jalan, berdasarkan pantauan RadarNTT Kamis, (24/5/2018)  di desa Rai, kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai NTT.

Salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya merasa prihatin dan cemas dengan kondisi jembatan dan jalan yang bisa membawa mala petaka bagi warga Rai.

“Saya takut nanti jembatan Wae Rempo membawa mala petaka bagi kami, jembatan Wae Rempo sering di lalui anak-anak sekolah dan masyarakat, kebetulan di sini ada gedung sekolah, kami tetiap hari selalu kawatir dengan anak kami yang pergi sekolah, jembatan ini juga setiap hari sering di lewati kendaraan motor dan mobil, kami takut kalau jembatannya lansung ambruk, kami berharap pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan ini”, pintanya.

Dia menambahkan kondisi ruas jalan Rai-Wangkung mengalami kerusakan parah di beberapa titik, semua jalan yang rusak selalu digenangi air, hal itu disebabkan belum ada drainase permanen, kondisi ini membuat warga sangat berhati-hati di jalan.

Kepala Desa Rai, Fidelis Genggong ditemui di kediamannya membenarkan penuturan warga bahwa jembatan Wae Rempo dan jalan Rai-Wangkung kondisinya sangat memprihatinkan.

“Memang jembatan Wae Rempo dibangun sudah lama sehingga kondisinya cukup memperihatinkan, demikian juga untuk jalan raya ada beberapa titik yang mengalami kerusakan hal itu disebabkan belum ada drainase permanen apa lagi jalannya melewati persawahan”, kata Fidelis.

Dia menjelaskan, tahun pertama masa kepemimpinannya sudah mengusulkan keluhan warga ke pemerintah kabupaten Manggarai melalui MUSRENBANGCAM terkait pembangunan jembatan Wae Rempo, namun tidak ada realisasi.

Pada tahun kedua kepemimpinannya kembali diusulkan lagi, “kali kedua baru kami mendapat informasi bahwa jembatan Wae Rempo akan di kerjakan, kita tinggal menunggu saja apakah rehap atau bangun baru di tahun 2018 ini”, terangnya.

Demikian juga jalan, kata Fidelis, semoga pemerintah daerah tetap memperhatikan jalur jalan Rai-Wangkung yang semakin lama semakin rusak dan tetap diperjuangkan melalui usulan-usulan baik di kecamatan maupun kabupaten.

Untuk diketahui, jembatan Wae Rempo dibangun sejak dua puluhan tahun yang lalu tentu jembatan tersebut telah mencapai usia dua puluhan tahun sehingga tingkat kerusakannya pun sesuai usia.

Sedangkan ruas jalan yang rusak merupakan jalur penghubung antara Rai, Wangkung dan Compang Dalo, menurut aturan tidak bisa dikerjakan menggunakan Dana Desa karena jalur tersebut merupakan aset daerah. (Adi/RN)

Komentar