oleh

40 Wajah Baru DPRD NTT

RADARNTT, Kupang – Sebanyak 40 orang wajah baru dari total 65 Anggota DPRD Provinsi NTT periode 2019-2024 yang dilantik hari ini, Selasa (3/9/2019) oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Andreas Don Rade.

Acara pengambilan sumpah/janji dilakukan dalam sidang paripurna istimewa di ruang sidang utama DPRD NTT, Jl. El Tari Kota Kupang. Sidang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD NTT Periode 2014-2019, H. Anwar Pua Geno.

Acara pelantikan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, pimpinan dan anggota DPRD NTT, Para Bupati dan Walikota se- NTT dan unsur Forkopimda Provinsi NTT, Bawaslu NTT, KPU NTT, dan pimpinan partai politik tingkat Provinsi.

Selain itu, hadir pula mantan Wakil Gubernur NTT, Eston Foenay, Alexander Litelnoni, sejumlah tokoh agama dan undangan lainnya.

Berikut nama-nama 65 Anggota DPRD NTT periode 2019-2024 yang dilantik.

  1. Jonas Salean (Golkar)
  2. Chris Mboeik (NasDem)
  3. Dr. Christian Widodo (PSI)
  4. Adoe Yuliana Elisabeth (PDIP)
  5. Alex Foenay (Perindo)
  6. Muhammad Ansor (Golkar)
  7. Nelson Obed Matara (PDIP)
  8. Adrian Manafe (Hanura)
  9. Cornelis Feoh (Golkar)
  10. Julius Uly (NasDem)
  11. Junus Naisuis (PKB)
  12. Jan Piter Windy (Gerindra)
  13. Maria Nuban Saku (Perindo)
  14. Dominikus Rangga Kaka (PDIP)
  15. Yunus Takandewa (PDIP)
  16. Kristien S. Pati (NasDem)
  17. Rambu K.A.Praing (PAN)
  18. Aloysius Malo Ladi (PKB)
  19. Hugo Rehi Kalembu (Golkar)
  20. Dominggus Dama (PPP)
  21. Stevanus Come Rihi (Gerindra)
  22. Oktaviana Vinsiana Kaka (Perindo)
  23. Refafi Gah (Hanura)
  24. Yeni Veronika (PAN)
  25. Inosensius Ferdi Mui (NasDem)
  26. Pata Vinsensius (PDIP)
  27. Yohanes Rumat (PKB)
  28. Bonefasius Jebarus (Demokrat)
  29. Maxi Adipati Pari (Golkar)
  30. Ben Isidorus (Hanura)
  31. Yohanes Mad Ngare (Perindo)
  32. Yohanes Halut (Gerindra)
  33. Jimur Siena Katarina (PAN)
  34. Patrianus Lali Wolo (PDIP)
  35. Thomas Tiba (Golkar)
  36. Josef Gadi Djou (Golkar)
  37. Emanuel Konfildus (PDIP)
  38. Paulinus Nuwa Veto (Hanura)
  39. Agustinus Lobo (PAN)
  40. Leonardus Lelo (Demokrat)
  41. John Elpi Parera (NasDem)
  42. Mercy A. Piwung (PKB)
  43. Gonzalo Muga Sada (Perindo)
  44. Sipriyadin Pua Rake (Gerindra)
  45. Viktor Mado Wutun (PDIP)
  46. Yohanes de Rosari (Golkar)
  47. Alexander Take Ofong (NasDem)
  48. Syaiful Sangadji (PAN)
  49. Ana Waha Kolin (PKB)
  50. Gabriel Beri Bina (Gerindra)
  51. Rocky Winaryo (Perindo)
  52. Gabriel Manek (Golkar)
  53. Ludovikus Taolin (PKB)
  54. Kasimirus Kolo (NasDem)
  55. Agus Bria Seran (Gerindra)
  56. Dolvianus Kolo (Nasdem)
  57. Bernardinus Taek (PAN)
  58. Hironimus Banafanu (PDIP)
  59. Anselmus Tallo (Demokrat)
  60. Emelia Nomleni (PDIP)
  61. Inche Sayuna (Golkar)
  62. Obed Naitboho (NasDem)
  63. Eduard Lioe (Hanura)
  64. Reny Marlina Un (Demokrat)
  65. Johanis Lakapu (PKB)

Pengamat Politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Urbanus Ola Hurek menilai dominasi wajah baru 40 orang itu semoga membawa semangat baru dan dampak peningkatan kinerja lembaga DPRD NTT dalam menghadirkan kebijakan dan regulasi yang berpihak pada rakyat kecil.

Mengingat masyarakat NTT masih dililit berbagai permasalahan seperti kemiskinan, stunting, kebodohan yang selalu menempatkan daerah itu diurutan teratas secara nasional. Sehingga, menurut Ola Hurek, keberadaan wajah baru di lembaga DPRD NTT harus turut menghadirkan pemikiran baru yang progresif, kritis dan cerdas untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Kita harus segera bangkit dan keluar dari kubangan kemiskinan, stunting, kebodohan dan kekurangan akses infrastruktur dasar melalui kebijakan anggaran dan program kegiatan yang pro rakyat”, tegas Ola Hurek, via ponsel, Selasa (3/9/2019) petang.

Menurut dia agenda besar sedang menanti anggota baru DPRD NTT yakni pembahasan APBD tahun anggaran 2020, yang memerlukan konsentrasi dan perhatian penuh. “Untuk itu kelembagaan DPRD bisa segera menyusun pimpinan definitif dan membentuk alat kelengkapan agar segera berpacu dengan waktu menyelesaikan agenda penting dan amat strategis itu demi merealisasikan visi, misi perjuangan politik dan esensi kehadiranya”, pungkas Ola Hurek. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan