oleh

Asisten Pelatih dan Pemain PS Malaka Dipukul di Ende

RADARNTT,  Ende – Hari pertama pelaksanaan Turnamen Soeratin Cup U-17 ternodai peristiwa pemukulan asisten pelatih dan pemain PS Malaka oleh orang tidak dikenal.

Asisten Pelatih PS Malaka Adi Leki saat ditemui radarntt.co Selasa, (8/10/2019) pagi di penginapannya membenarkan bahwa dirinya dan pemain dipukul oleh orang tidak dikenal.

Adi Leki menceritakan kronologi kejadian, “saat pertandingan berlangsung 10 menit antara Perse Ende versus Flotim pada Senin, (7/10/2019) petang. Saya hendak menghantar salah satu pemain untuk keluar mencari makan, saat di depan gerbang sebelah kanan stadion, saya diikuti dua orang yang tidak dikenal dari belakang dan mereka menghampiri kami sambil teriak itu, itu pemain Malaka teriak mereka lalu mereka memukul pemain saya, hanya karena saya gerak cepat menengahi sehingga saya yang mendapat pukulan di perut satu kali,” ujarnya.

Adi Leki merasa kecewa dan kesal dengan ulah pelaku terhadap pemainnya. “Ia saya kecewa dan kesal kepada pelaku dan kepada penyelenggara karena tidak ada keamanan di luar lapangan seperti di depan stadion dan pelaku pemukulan ini sepertinya sedang mabuk karena ada bau alkohol,,” ungkapnya.

Adi Leki meminta kepada penyelenggara untuk lebih ketat melakukan pengawasan dan pengamanan kepada para penonton dan suporter.

Sampai berita ini dipublis, Ketua KONI Ende, Albert Yani belum dikonfirmasi karena sedang berada di luar kota.

Untuk diketahui, Turnamen Soeratin Cup U-17 ini berlangsung dari tanggal 7–24 Oktober 2019 di Stadion Marilonga Ende, yang diikuti 15 Tim dari 15 kabupaten/kota di NTT.

Tim peserta turnamen adalah Perse Ende, PS Malaka, Persamba Waikabubak, Persewa Waingapu, PSK Kupang, Persematim Manggarai Timur, Persap Alor, Persim Manggarai, Perseftim Flores Timur, Persebata Lembata, PSKN Kefamenanu, Bintang Timur FC, Putra Oesao, PS Kota Kupang dan Persami Maumere (Rian/RN)

Komentar