oleh

Bekas Gedung Undana II Bajawa Mirip ‘Tempat Sampah’

RADARNTT, Bajawa – Gedung Balai Pelatihan bekas Kampus Undana II yang berlokasi di Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada terlihat miris. Pasca pemindahan mahasiswa Undana II ke Kota Kupang, gedung ini dibiarkan terlantar begitu saja.

Berdasarkan pantauan dilokasi Gedung Balai Pelatihan, bekas kampus Undana II ini terlihat seperti bangunan tua dan tidak terawat. Pasalnya, kaca jendela pecah, kamar kecil, ruangan dosen dan fasilitas lainya seperti meja, kursi dan lemari dirusak begitu saja serta buku buku berserakan seperti sampah (Kamis, 28/03/2019).

Silvester Jawa, warga Desa Turekisa di lokasi kepada media mengatakan, “Kami sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang mengabaikan bangunan ini. Gedung Balai Pelatihan bekas kampus ini tidak dirawat oleh pemerintah, sehingga semua fasilitas rusak termasuk kaca sudah banyak pecah. Buku berserakan, lemari dan kursi itu dirusak. Pintu ruangan tidak di kunci sehingga mudah untuk orang lain masuk.”

Salah satu anggota DPRD Ngada Dapil Golewa saat dimintai tanggapan tidak merespon pertanyaan wartawan sejak bulan September terkait Kampus Undana II. Sejumlah pertanyaan yang diajukan terkait sistem kerja sama pihak Undana II Bajawa dengan Pemda Ngada setelah status berubah menjadi BLU, terkait kerugian setelah pemutusan kontrak kerja sama antara Undana II dengan Pemda Ngada, dan langkah Pemda Ngada terkait kerugian yang dialami antara Pemda Ngada dan mahasiswa.

Sementara itu RADARNTT sebelumnya pernah mengabarkan, Plt Bupati Ngada Paulus Soliwoa disela-sela sambutannya kepada ratusan masyarakat dalam acara peresmian peningkatan Puskesmas Radabata, Kecamatan Golewa menyebutkan, kita bersama DPRD tinggal berjuang secara politis dan tidak akan ada niat sedikitpun pemerintah untuk menghentikan (PSDKU) Program Studi Diluar Kampus Utama Undana II Bajawa, kami terus berjuang. (Rabu, 10/10/2018).

Kala itu Plt. Bupati Ngada juga sempat mengatakan, “Kerugian untuk Undana II Bajawa, Hitung-hitung uang yang sudah dikeluarkan untuk Undana II Bajawa sekitar Rp. 30.000.000.000,- lebih (30 miliyar). (FRANSISKUS/SET/RN)

Komentar