oleh

BPD Jadi Mitra Bukan Musuh Kades

-Desa, News-933 views

RADARNTT, Raba – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi mitra kerja strategis bukan musuh Kepala Desa (Kades), membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

Demikian tegas camat Wera H. Ridwan saat melantik anggota BPD se-kecamatan Wera Kabupaten Bima provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) .

Mewakili Bupati, Ridwan melantik dan mengambil sumpah/janji 96 anggota BPD definitif kecamatan Wera periode 2019-2025 pada Senin, (11/11/2019) di Aula Kantor Camat Wera.

Terkait dengan pelantikan anggota BPD, Camat mengatakan BPD yang baru dilantik sekarang bisa melaksanakan tugas sesuai dengan amanat undang-undang dan yang lebih penting lagi cepat tanggap terhadap aspirasi masyarakat desa yang diwakili oleh BPD.

“BPD bukan musuh kepala Desa melainkan adalah mitra kerja dengan kepala Desa,” tegas Camat Ridwan.

Beliau menyampaikan permohon maaf pada seluruh komponen masyarakat Wera, atas ketidakhadiran Bupati karena berhalangan dalam urusan tugas yang bersamaan waktu.

Menurutnya, BPD sebagai mitra kerja pemerintah maka dengan pelantikan anggota BPD yang baru saja dilaksanakan akan semakin meningkatkan kinerja pelayanan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Atas nama pemerintah kecamatan Wera, saya mengucapkan selamat bertugas kepada 96 anggota BPD dan saya mengucapkan bismilah mulai hari ini bekerjalah untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan kecamatan Wera,” tegasnya.

Pelantikan anggota BPD se-kecamatan Wera sesuai dengan surat keputusan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri nomor: 188.54/700/06.16 2019 tentang pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa.

Camat Wera dalam sambutannya mengatakan tentang tugas dan fungsi BPD yang diatur oleh undang-undang dan Perda serta Peraturan Bupati, yang isinya antara lain:

  1. Kelembagaan BPD terdiri atas pimpinan dan ketua bidang
  2. Pimpinan sebagai mana dimaksud terdiri atas satu orang ketua, satu orang wakil ketua dan satu orang sekertaris
  3. Ketua bidang sebagaimana dimaksud terdiri atas : ketua bidang penyelenggara pemerintahan desa dan pembinaan kemasyarakatan
  4. Pimpinanan dan ketua bidang sebagaimana dimaksud dipilih dari oleh anggota BPD secara langsung dalam rapat BPD yang diadakan secara khusus dan untuk pertama kali dipimpin oleh anggota tertua dan dibantu oleh anggota termuda. Rapat yang dimaksud dilaksanakan paling lambat 3 (tiga) hari terhitung sejak pengucapan sumpah/janji hari ini
  5. Hasil musyawarah mufakat/pengumuman suara dalam rapat khusus ketua pemilihan pimpinan ketua bidang ditetapkan dengan keputusan BPD dan dilengkapi dengan berita acara rapat yang dilakukan oleh sekertaris BPD terpilih

BPD secara kelembagaan punya banyak kewajiban yang harus ditunaikan, ada 3 yang paling penting diantaranya adalah:

  1. BPD harus melakukan evaluasi LKPPD kepala desa setiap tahun anggaran melalui mekanisme musyawarah desa
  2. BPD harus menyusun dan melaporkan laporan kinerja BPD setiap tahun anggaran melalui musyawarah Desa
  3. Menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah desa dan lembaga lembaga lain

Selain itu, Camat Wera H. Ridwan juga mengingatkan kepada BPD yang baru dilantik agar awasi dan kontrol pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa sebab pemerintah desa sebagai penguasa anggaran harus bekerja sama dengan BPD sebagai lembaga pengontrol jalannya pembangunan desa. “Sesuai pengalaman sudah banyak kepala Desa masuk penjara gara-gara salah mengelola Dana Desa,” tegasnya. (RAF/RN)

Komentar