oleh

Bursa Inovasi Desa Cluster I Wini-TTU: Kelor Jadi Target Pengembangan Ekonomi Desa

RADARNTT, Kefamenanu – Upaya mendorong pertumbuhan pengembangan ekonomi Desa melalui Dana Desa, masyarakat bersama Kepala Desa dan Perangkat diharapkan berpikir kreatif inovatif guna memanfaatkan potensi unggulan yang ada dimasing-masing Desa untuk berinovasi.

Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) pada Senin (5/8/2019) kemarin terlihat, tidak saja jenis olahan inovatif produk seperti Puding dan Kue dari Kelor yang ditampilkan dalam Kegiatan Bursa Inovasi Desa di cluster 1, Wini-Kecamatan Insana Utara kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tetapi disebutkan ada sajian komoditi lain, yang bernilai ekonomis dan inovatif seperti olahan produk jamu temulawak.

Demikian Penjelasan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Program Inovasi Desa (P3MD-PID), Kabupaten TTU, Fidelis Hun saat dijumpai di area kegiatan Bursa.

Lanjutnya menjelaskan BID yang digelar merupakan forum pertukaran ide inovatif. Sehingga kepala desa, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat yang hadir dapat memahami, melihat bahkan meniru untuk tujuan penggunaan dan pemanfaatan dana desa kedepan dapat tepat sasaran dan berorientasi pada kegiatan Pemberdayaan untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

“Nah sajian Ide-ide inovatif disetiap masing-masing stand menu Bursa bukan hal baru. Sudah ada potensi lokal di desa, namun pamahaman masyarakat desa dan penguatan kapasitas yang harus dilaksanakan kontinu. Untuk merencanakan kegiatan pemberdayaan yang tepat sasaran sesuai kondisi potensi desa masing-masing”, terang Hun.

Dijelaskan kegiatan yang ditampilkan dalam pameran BID, terdiri dari stand Menu Bursa sumber daya manusia (SDM), Kewirausahaan, dan Infrastruktur. Ketiganya menyajikan Ide-ide Inovatif, termasuk menyediakan dokumen pembelajaran inovasi kepada desa-desa sesuai bidang pengembangan masing-masing.

Sedangkan untuk lama Kegiatannya, dilaksanakan sehari oleh panitia Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) ditingkat kecamatan dengan Tuan Rumah pelaksana TPID Kecamatan Insana Utara, yang tergabung dari seluruh TPID kecamatan Wilayah Insana, kecamatan wilayah Biboki dan Kecamatan Naibenu. Peserta yang hadir berasal dari 12 kecamatan dengan jumlah 82 Kepala Desa dan BPD termasuk ada unsur Keterwakilan masyarakat.

Pantaun media, kegiatan dibuka Asisten III Setda TTU, Raymundus Thaal sekaligus melakukan penandatangan komitmen bersama yang didampingi langsung Plt. Kepala Dinas PMD Yufentius Kabelen, Kasat Binmas Polres TTU, Kapolsek Insana Utara, Iptu Nikodemus Bouk, dan seluruh Camat.

Di sela-sela kunjungan setiap menu bursa, terpantau hampir seluruh, Kepala Desa, BPD dan unsur keterwakilan masyarakat sangat partisipatif mengunjungi setiap menu bursa, untuk mencatat ide-ide inovatif pada Kartu Komitmen untuk dianggarkan pada APBDes tahun 2020 mendatang. (TIM/RN/dj)

Komentar