oleh

Dana Hibah dan Bansos 18,5 M Belum LPJ

RADARNTT, Kupang – Penerima belanja Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp. 18.533.500.000,- tahun anggaran 2018 belum menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

Berdasarkan pemeriksaan BPK RI Perwakilan NTT atas dokumen pertanggungjawaban Belanja Hibah dan Bansos diketahui bahwa sampai dengan akhir tanggal 17 Mei 2019, dari 2.886 penerima Hibah dan Bansos terdapat 2.684 penerima dengan nilai sebesar Rp. 18.533.500.000,- belum menyampaikan LPJ.

Dengan rincian, Belanja Hibah yang belum LPJ sebesar Rp. 110.000.000,- dan Belanja Bansos sebesar Rp. 18.423.500.000,- kondisi ini mengakibatkan akuntabilitas dana Hibah dan Bansos senilai Rp. 18.533.500.000,- belum dapat diketahui efektifitas penggunaannya oleh pihak penerima.

Pemerintah Provinsi NTT pada tahun anggaran 2018 telah merealisasikan anggaran belanja hibah dan bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp. 432.517.100.000,- atau 99,08 persen dari total anggaran sebesar Rp. 436.532.920.500,-. (Tim/RN)

Komentar