oleh

Gerakan Dayak Nasional Tuntut Jokowi

RADARNTT, Jakarta – Gerakan Dayak Nasional (GDN) lembaga yang bermarkas di Palangkaraya Jalan Patimura Nomor 10 Provinsi Kalimantan Tengah, sedang bergerak menuju Istana Negara Jakarta menyampaikan tuntutan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut keterangan pers Koordinator GDN, Dr. Drs. Nicodemus R. Toun, MM kepada radarntt.co, Kamis (29/8/2019) pagi via pesan whatsapp aksi ini bakal berlangsung sejak pagi hingga petang nanti. “Saat ini kita sudah bergerak menuju Istana Negara untuk menyampaikan tuntutan”, katanya.

Ada tiga poin utama tuntutan GDN kepada Presiden Jokowi, yakni: pertama, Keterwakilan putera/puteri Dayak di Kabinet Jokowi-Ma’ruf lima tahun mendatang. Kedua, Menutut Revisi Undang Undang Pengelolaan Sumber Daya Mineral dan Sumber Daya Alam, yang merugikan Masyarakat Adat Dayak. Ketiga, Menuntut Kaharingan Menjadi Agama yang diakui Negara.

“Orasi akan disampaikan di Istana Negara, hari ini 29 Agustus 2019 mulai pukul 07.00 sampai pukul 18.00 sore”, terang Nocodemus.

Aksi ini diikuti oleh 300 orang suku Dayak yang berasal dari lima provinsi yaitu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. (YL/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan