oleh

GP Ansor Apresiasi Kehadiran Ahok di Kupang

RADARNTT, Kupang – Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Kupang, Ichsan Arman Pua Upa, mengapresiasi kehadiran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kupang dan menggelar Dialog Kebangsaan bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan sejumlah Organisasi Keagamaan di Kota Kupang yang berlangsung selama sejam di Hotel Naka, Selasa (13/8/2019).

“Pribadi saya sangat bersyukur dan menyambut baik kedatangan Ahok ke Kupang sebagai bagian dari silaturahmi beliau ke beberapa daerah di NTT dan ingin dekat dengan masyarakat NTT”, ujar Pua Upa.

Menurut dia, Ahok merupakan orang luar biasa, dengan pergumulan mampu melewati semua tantangan yang dialaminya. Seorang diri, Ahok menghadapi banyak lawan dan menerima putusan apapun dengan hati lapang.

Melalui penjara, kata Pua Upa, Ahok banyak menulis buku yang menjadi inspirasi bagi khalayak ramai bahwa orang-orang besar bukan lahir dari zona nyaman, tetapi orang-orang hebat lahir dari balik jeruji besi dan ditempa oleh situasi sulit.

“Beliau punya mimpi besar untuk memajukan Indonesia dengan segala apa yang beliau miliki. Dimulai dari ingin mengembangkan Sekolah Ahok menjadi sekolah multikultur dan pilot project pendidikan keberagaman di Indonesia”, kata Pua Upa.

Dia menerangkan bahwa Ahok adalah sosok yang dekat dengan Tuhan, terbukti setiap jengkal kata yang keluar dari mulut beliau terucap firman-firman Tuhan dan hafal di luar kepala ayat per ayat.

“Saya doakan semoga beliau diberi kesehatan, kemudahan dan kelebihan rizki untuk merealisasikan apa yang dicita-citakan untuk kebaikan bangsa”, ungkap Pua Upa.

Pada kesempatan dialog itu, Ahok menyampaikan respek dan terima kasih kepada masyarakat Kota Kupang yang welcome dan antusias menerima kehadiran dirinya.

“Saya menyampaikan terima kasih atas antusias masyarakat dan juga saya ingin menyampaikan beberapa  point penting diantaranya saya berkomitmen terhadap toleransi dan kerukunan apalagi di NTT yang  menjadi brand Nusa Terindah Toleransi ini”, ungkap Ahok.

Ahok menyampaikan rencana besar untuk mengembangkan Sekolah Ahok sebagai pilot project sekolah keberagaman dan multikultur. Pada sesi dialog, kepada hadirin ia mengatakan “penjara telah banyak memberikan saya pelajaran hidup yang berharga dan tempat yang baik untuk refleksikan kehidupan saya kedepan dengan menulis dan dijadikan buku”. (Yo/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan