oleh

Gubernur NTT Bersama Wakapolda Tanam Kelor Di Lahan PT. Timor Mitra Niaga Desa Wetana

RADARNTT, Waikabubak – Gubernur NTT Victor B. Laiskodat bersama Wakapolda NTT Brigjen Pol. Drs. Jhoni Asadoma, lakukan penanaman pohon kelor (Marungga) di PT.Timor Mitra Niaga yang berlokasi di Desa Wetana Kecamatan Laboya Barat Kabupaten Sumba Barat- NTT (Jumat, 11/01/2019)

Kegiatan penanaman pohon kelor yang dipimpin oleh Gubernur bersama Wakapolda NTT itu, dihadiri oleh Kabag Protokol Provinsi NTT, Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapa Wole, Bupati SBD Markus Dairu Tallu, SH., Bupati Sumba Tengah Paulus S.K. Linu, Pimpinan dan Anggota DPRD Sumba Barat, Sekda Sumba Barat, Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Inf. Eko Wardono, Kapolres Sumba Barat AKBP. Michael Irwan Thamsil, S.IK., Wakapolres Sumba Barat Kompol I Nyoman Artawan, S.IK, SH.MH., Danramil 1613-03 Kodim KPT Inf.Tohir Y.P, Kajari Waikabubak Sundoro Adi, SH.MH., Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak Putu Gde Novyartha, SH.MH.M.Hum., Pimpinan OPD Sumba Barat.

Hengki Liyanto selaku Direktur Utama PT. Timor Mitra Niaga dalam laporannya mengatakan, “Saya bersyukur atas kehadiran Gubernur dan Wakapolda NTT serta para rombongan lainnya, meskipun Viktor B.Laskodat baru 3 bulan lebih menjabat sebagai Gubernur NTT, tapi sudah mendatangi kebun Kakao yang cukup jauh dari kota Waikabubak.”

Liyanto memberikan apresiasi Gubernur NTT, karena sering turun keliling di kabupaten-kabupaten dan ke desa-desa untuk bertemu dan berkomunikasi dengan petani serta mendengar dan melihat kesulitan petani dan sekaligus meningkatkan sumber daya manusia, maka dalam 5 tahun dirinya percaya pertanian di NTT akan maju pesat

Lahan yang disiapkan oleh Hengki Liyanto untuk menanam Pohon Kelor (Marungga) di PT. Timor Mitra Niaga itu seluas 40 hektar.

Pada kesempatan itu Hengki Liyanto juga menyampaikan kepada Gubernur bahwa ia telah mendirikan sebuah TK dan SD Paralel untuk anak-anak yang berada di lingkungan PT. Timor Mitra Niaga desa wetana, dan ia meminta bantuan dari gubernur bahwa SD Paralel sudah 15 tahun namun belum juga berubah status.

Direktur PT. Timor Mitra Niaga itu, mengajak seluruh pengusaha yang ada di NTT ini untuk menanam apa saja, menggunakan dan mengelola potensi yang ada serta mendukung program pemerintah provinsi untuk investasi.

Di kesempatan terakhir, dihadapan Gubernur dan rombongan lainnya, Hengki Liyanto meminta 3 hal, yaitu:
– Jalan yang begitu rusak berat agar segera diperbaiki, karena menurutnya jalan yang dibangun itu sudah 25 tahun sampai dengan saat ini belum juga diperbaiki;

  • Jaringan Listrik yang belum sampai di daerah Desa Wetana;
  • BPJS, karena menurutnya, saat keluarnya BPJS, PT. Timor Mitra Niaga selalu membayar kepada BPJS, namun pada saat karyawan pergi berobat ke Puskesmas terdekat atau di RS, karyawan yang bersangkutan selalu membayar tunai, sementara PT. Timor Mitra Niaga sudah membayar kepada BPJS.

Sementara itu Wakapolda NTT Brigjen Pol.Jhoni Asadoma dalam kunjungan kerja di PT. Timor Mitra Niaga tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama Hengki Liyanto beserta keluarganya, bahwa Hengki Liyanto telah menjadi pionir membangun daerah ini dengan menginvestasi, mendirikan sekolah. Wakapolda juga memerintahkan kepada Kapolres Sumba Barat untuk bertanggung jawab masalah keamanan di wilayah yang sering terjadi masalah pencurian dan perampokan, Kapolres harus selalu bekerja sama dengan Komandan Kodim yang ada di Sumba Barat. Wakapolda juga memberikan semangat kepada anak-anak yang ada di PT.Timor Mitra Niaga untuk tetap semangat belajar dalam menuntut ilmu di sekolah selain membantu orang tua diperkebunan, dalam waktu luang agar pendidikan tetap diutamakan.

Dalam sambutannya Gubernur NTT Victor B. Laiskodat mengatakan, membalas salam nasional merupakan contoh kecil bagi bangsa kita sebagai bangsa yang patriot dan memiliki nasionalisme yang tinggi. “Kami sangat bangga berada dan dapat di tempat ini, banyak orang yang selalu berharap tetapi sedikit yang dapat membuktikan harapannya, maka dari itu kita sama – sama bersyukur karena adanya PT ini sebagai contoh, sebagai pionir penanaman pohon yang ada di Desa Wetana ini,” ungkapnya.

Dikatakan Victor, bahwa pemerintah provinsi NTT akan menggerakkan secara serius seluruh instansi dan seluruh masyarakat untuk mengatasi seluruh tantangan yang ada.

Gubernur juga meminta kepada kepolisian dan TNI berperan aktif dalam setiap program-program pemerintah provinsi NTT, seluruh pasukan-pasukan yang ada di asrama dikeluarkan untuk membantu pemerintah dalam mengerjakan baik itu perkebunan, baik infrastruktur dan seluruh aspek yang ada di provinsi ini agar bergerak secara dinamis, tidak boleh ada yang terdiam di provinsi ini, tegasnya.

Dihadapan rombongan dan masyarakat, Victor B. Laiskodat dengan tegas mengatakan, “Untuk jalan provinsi yang masih rusak, sebelum masa jabatan sebagai Gubernur NTT berakhir, saya berjanji akan selesai dibangun dan diperbaiki secara serentak di seluruh provinsi NTT, saya meminta bagi teman-teman pengusaha untuk menjadi pionir pembangunan di wilayah provinsi NTT ini.” (AG/SET/RN)

Komentar