oleh

Ibnu Hajar Menjaga Kepercayaan dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

RADARNTT, Woha – Anggota DPRD Kabupaten Bima Ibnu Hajar berkomitmen menjaga kepercayaan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai tugas dan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Hal ini ditegaskannya saat mengadakan doa syukuran atas hasil pemilihan umum 17 Apri 2019 yang menempatkan dirinya mewakili daerah pemilihan IV, Kecamatan Wera dan Ambalawi dari Fraksi partai Golkar.

Ibnu Hajar mampu memperoleh 1992 suara, dengan terpilihnya beliau jadi anggota DPRD Kabupten Bima, sehingga masyarakat Wera dan tim suksesnya meminta Ibnu Hajar mengadakan doa syukuran, yang dilakukan di Tawali Kecamatan Wera pada Minggu, (29/12/2019) malam.

Acara tersebut dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhamad Feri Yandi Putra yang merupakan anak kandung Bupati Bima dan anggota DPRD Kabupaten Bima dari fraksi Golkar, hadir juga anggota DPRD dari PDIP, masyarakat dari 14 desa di kecamatan Wera juga hadir, kepala sekolah, Camat Wera H. Ridwan dan para Kepala Desa juga hadir memenuhi undangann yang berhajat, sebanyak 1500 lembar undangan disebarkan dan masyarakat tumpah ruah di halaman rumahnya sampai di badan jalan.

Ibnu Hajar dalam sambutannya mengatakan, “Saya mengucapakan terima kasih kepada seluruh masyarakat Wera dan Ambalawi yang telah memilih saya pada saat pemilihan umum tanggal 17 April 2019 beberapa bulan yang lalu sehingga saya terpilih menjadi anggota DPRD kabupaten Bima”.

Dari lubuk hati terdalam Ibnu Hajar mengungkapkan merasakan kenikmatan berpolitik karena berhasil menduduki kursi, “istri saya selalu memberikan spirit untuk saya lakukan demi kepentingan masyarakat, berkat doa restu masyarakat Wera dan Ambalawi sehingga saya bisa menjadi anggota DPRD kabupaten Bima dan saya tidak akan sia-siakan kepercayaan masyarakat,” ungkap Ibnu Hajar dalam sambutannya,

Sedangkan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, dalam sambutannya mengatakan, “Saya hadir malam ini dalam rangka doa syukuran saudara Ibnu Hajar, Anggota DPRD kabupaten Bima Fraksi Golkar,” ujarnya.

Dia berharap ke depannya terjalin kerja sama dan kemitraan antara lembaga DPRD dan Pemerintah sebagai sesama penyelenggara pemerintahan daerah sesuai amanat undang-undang. “Kita sebagai mitra yang sejajar dan punya tugas membangun masyarakat dan daerah,” ujar Bupati.

Bupati Indah Damayanti mengapresiasi sukses penyelenggaraan Pilkades di kecamatan Wera, dimana masyarakat dan seluruh panitia telah berhasil melaksanakan Pilkades dengan aman terkendali. Namun, kata dia, ada yang unik di kecamatan Wera pada Pilkades tahun 2019; ada dua desa yang hasil perolehan suara sama yaitu Desa Ntoke dan desa Nanga Wera.

Menurutnya sesuai pantauan pemerintah daerah dan jajaran aparat keamanan terpantau dari 82 desa pelaksanannya aman terkendali di seluruh kabupaten Bima, penentuan aman dari 82 desa merupakan sampel bahwa Pilkada kabupten Bima tahun 2020 nanti aman terkendali, jadi ini merupakan prestasi dan partisipasi masyarakat yang menentukan pilihannya yang tepat sehingga aman terkendali.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada calon Kades yang kalah kemarin yang juga ikut menyejukan situasi politik di desa desa se-kabupaten Bima,” ucap Bupati penuh semangat.

Bupati juga mengatakan bahwa tahapan Pilkades memasuki pelantikan, tidak sampai 30 hari lagi calon Kepala Desa terpilih akan segera dilantik sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Insya allah pelantikan bisa awal Januari, saya harap kepada kepala desa terpilih jangan lupa dengan istri yang sama sama berjuang dengan kepala desa terpilih,” tegasnya.

Bupati juga mengharapkan pejabat sementara (Pjs) kepala desa jangan tinggalkan masalah di desa yang akan menjadi masalah yang ditanggung oleh kepala desa yang baru dilantik. “Terkait kepala desa terpilih yang ada bermasalah silakan masukan gugatan dan proses hukum tetap berjalan, namun pelantikan tetap dilakukan, tahapan Pilkades prosesnya sampai dengan pelantikan kepala desa terpilih,” pungkasnya. (AS/TIM/RN)

Komentar