oleh

Ketua PP PMKRI Sebut Globalisasi, Digitalisasi dan Problem Identitas Pengaruhi SDM Indonesia

-News-446 views

Foto: Seminar Pembangunan Yang Digelar PP PMKRI dan Dihadiri Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, SMA Seputar Kota Betun, Ormas Lingkup Kabupaten Malaka, LSM Bersama Peserta delegasi KSR PMKRI se-Komda Regio Timor di Aula Susteran SSPS Betun 

RADARNTT, Betun–Ketua PP PMKRI St. Thomas Aquinas, Juventus Prima Yoris Kago menegaskan, ada tiga aspek yang mempengaruhi keadaan kontekstual sumber daya manusia Indonesia saat ini yakni globalisasi, Digitalisasi dan Problem Identitas.

“Skill yang dibutuhkan dalam menghadapi industri 4.0 yakni Information Media and Technologi Skill, Learning and Inovation. Semua ideologi akan tergilas oleh teknologi, kita mau jadi followers atau driver. Untuk itu agrowisata menjadi pintu masuk bagi kita untuk mengembangkan pertanian dalam bidan pariwisata dan kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ungkap Juventus saat acara seminar pembangunan dengan Tema ‘Agrowisata Dalam Warna Pembangunan Yang Berkelanjutan Bagi Masyarakat perbatasan’ dalam kegiatan KSR Komda Regio Timor dikemas dalam Seminar Pembangunan yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh adat, SMA seputaran Kota Betun, ormas Lingkup Kabupaten Malaka, LSM dan peserta delegasi KSR PMKRI se-Komda Regio Timor di Aula Susteran SSPS Betun (Senin, 05/08/2019).

Sedangkan Rektor Unimor Arnoldus Klau Berek, M.P., Phd saat memberikan materi mengatakan, adapun prinsip agrowisata yaitu perlu menyajikan lingkungan fisik yang unik dan atraktif yang secara visual dapat dilihat dan dirasakan oleh wisatawan, wisata yang menawarkan aktivitas yang melibatkan secara aktif wisatawan, dan perlu menyediakan konter penjualan produk yang dinamis. Nilai tambah agrowisata seperti keuntungan finansial, nilai pendidikan, dan nilai sosial budaya.

“Petani harus mengkreasikan lahan, supaya menjadi syarat destinasi wisata, dan menjadi local guide profesional. Dalam mengembangkan agrowisata perlu menyediakan wisata kultur, wisata spiritual dan kuliner sebagai kombinasi. Perlu ada kerja sama dengan lembaga LSM untuk memberikan pelatihan berkelanjutan dan peran pemerintah dalam membuat regulasi,” ungkap Rektor Unimor tersebut.

Sementara itu Melky Laka Lena Ketua DPD Golkar Provinsi NTT memaparkan bahwa agrowisata merupakan cara untuk memberdayakan masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi. Peluang agrowisata di NTT sangat besar untuk itu harus dikembangkan seperti program Revolusi Pertanian Kabupaten Malaka, ucapnya. (EPEK/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan