oleh

Kurang Volume Pekerjaan IGD RSUD W.Z. Johannes, Rekanan Setor 123 Juta Lebih

RADARNTT, Kupang – Tidak semua kesalahan berujung proses hukum, penangkapan dan pemenjaraan pelaku. Selagi masih ada niat baik untuk mengakui kesalahan dan bersedia memperbaiki kesalahan tentu akan dihargai dan dihormati.

Demikian halnya rekanan pelaksana Pembangunan Gedung IGD RSUD W.Z. Johennes Kupang yang bersikap kooperatif dan mengembalikan senilai kekurangan volume pekerjaan sesuai hasil audit, yang diserahkan ke Kas Daerah Provinsi NTT.

Berdasarkan hasil pemeriksaan secara uji petik oleh BPK terhadap Belanja Modal tahun anggaran 2018 diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan atas paket pekerjaan Pembangunan Gedung IGD RSUD W.Z. Johennes Kupang sebesar Rp. 123.787.508,00.

Pembangunan yang dilaksanakan oleh PT. Gentayu Cakra Wibowo sesuai dengan SPK (Kontrak) Nomor : RSUD/028/UM.267/V/2018 tanggal 11 Mei 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 38.997.442.000,00 dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 210 hari kerja terhitung tanggal 11 Mei 2018 sampai dengan 6 Desember 2018, sesuai dengan SPMK Nomor : RSUD/028/UM.268/V/2018 tanggal 11 Mei 2018.

Selama masa kontrak terdapat dua kali adendum yaitu, Adendum 1 Nomor : RSUD/028/UM.271/XI/2018 tanggal 12 November 2018, karena adanya perubahan tambah kurang volume pekerjaan. Sehingga nilai kontrak semula Rp. 36.525.939.000,- menjadi Rp. 38.997.442.000,-.

Adendum 2 Nomor : RSUD/028/UM.271/XI/2018 tanggal 12 November 2018 tentang perubahan masa penyelesaian pekerjaan menjadi 234 hari terhitung tanggal 11 Mei 2018 sampai dengan 30 Desember 2018.

Paket pekerjaan tersebut telah selesai dan diserahterimakan berdasarkat BAST Pertama Pekerjaan Provisional Hand Over (PHO) Nomor : RSUD/PPK.APBD.79/12/2018 tanggal 28 Deaember 2018 dan paket pekerjaan telah dibayar lunas (100%) yaitu sebesar Rp. 38.997.442.000,- berdasarkan SP2D dengan rincian sebagai berikut: Pembayaran Uang Muka sebesar Rp. 7.305.187.800,- Nomor SP2D 1861/1.01.02.02/SP2D/LS/2018 tanggal 11 Juli 2018, Pembayaran Termin I 30% sebesar Rp. 8.766.225.560,- Nomor SP2D 3156/1.01.02.02/SP2D/LS/2018 tanggal 24 Oktober 2018, Pembayaran Termin II 70% sebesar Rp. 11.688.300.480,- Nomor SP2D 3408/1.01.02.02/SP2D/LS/2018, Pembayaran Terakhir 100% sebesar Rp. 11.237.728.360,- Nomor SP2D 4490/1.01.02.02/SP2D/LS/2018 tanggal 17 Desember 2018.

Hasil pengujian dokumen dan fisik secara uji petik di lapangan yang dilakukan oleh pihak PPK, Kontraktor Pelaksana dan BPK pada tanggal 10 April 2019 untuk item lantai basement, pekerjaan canopy dan pekerjaan plafon dengan nilai pekerjaan sebesar Rp. 594.254.419,11 diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp. 123.787.508,27 atau dibulatkan menjadi Rp. 123.787.508,-.

Berdasarkan berita acara Pemeriksaan Fisik BPK tanggal 10 April 2019 yang telah ditandatangani pihak Kontraktor Pelaksana dan PPK dinyatakan bahwa telah terjadi kelebihan pembayaran sebesar Rp. 123.787.508,-.

Atas kekurangan volume tersebut, telah dilakukan penyetoran secara tunai ke Rekening Kas Daerah pada Bank NTT tanggal 24 April 2019 sebesar Rp.123.787.508,- dengan validasi bank Nomor 25190008 015 2519. (Tim/RN)

Komentar