oleh

Markus Nula Mati Terapung di Kali Aesesa

RADARNTT, Mbay – Kakek Markus Nula (83) ditemukan mati terapung di Kali Aesesa, Kampung Boasabi, Kelurahan Dhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nakegeo. Rabu, (11/12/ 2019) petang.

Dihubungi media ini Kamis, (12/12/2019) pagi melalui pesan whatsapp, Kapolsek Aesesa AKP Ahmad,SH membenarkan kejadian tersebut.

“Awal mayat korban ditemukan tiga orang saksi yaitu Abraham Sapu (4) siswa SD Kelas 4 cucu korban, Kasrinus Bea (42) anak korban, dan Antonius Felix Jena (9) pelajar kelas 5 SD,” jelas Ahmad.

Ia menguraikan kronologi kejadian sebagai berikut: pada hari Rabu, (11/12/2019) sekitar pukul 16.00 kedua saksi yang merupakan pelajar SD berencana untuk mandi di Kali namun sebelum mandi mereka melihat ada orang terapung di atas air.

“Setelah melihat, kedua pelajar langsung lari menuju kampung dan beritahukan kejadian tersebut kepada warga bahwa ada orang terapung di atas air. Warga yang mendengar informasi itu, langsung menuju lokasi kejadian,” terang Ahmad.

Selanjutnya, sekitar pukul 17.46 dibawah pimpinan Wakapolsek Aesesa
Ipda Yohanes Dima dan Anggota SPK A, langsung menuju TKP dan melakukan evakuasi terhadap korban dan dibawa ke puskesmas Danga guna dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemerikaaan Dokter yang bertugas di Puskesamas Danga ditemukan luka lecet pada pelipis kanan dan mengeluarkan darah. Luka lecet di bagian dalam telinga kanan dan mengeluarkan darah. Luka lecet  bagian dalam bibir bawah. Luka lecet di bagian lengan kanan sepanjang sekitar 10 senti meter. Korban menggunakan celana pendek olahraga warna ungu lis biru dengan tulisan 99. Korban kemungkinan berada dalam air selama kurang lebih 6 jam setelah meninggal dunia.

Korban kemudian diantar kembali ke rumah duka dengan mobil ambulans dan dikawal oleh anggota Polsek Aesesa. Dugaan sementara korban meninggal akibat jatuh terpeleset pada saat  turun mandi. Pihak keluarga korban  menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi saksi bahwa korban selama ini tinggal sendirian di rumahnya sedangkan istrinya sudah meninggal. Jarak antara kebun korban dengan TKP sekitar 500 meter.

Berdasarkan penjelasan anak korban atau saksi bahwa korban sering mengeluh sakit asam urat dan kram-kram pada lutut. Menurut saksi bahwa korban diperkirakan keluar dari rumah sekitar pukul 08.00 dan ditemukan meninggal pukul 16.00. Kedalaman air di TKP berkisar dua meter, kemudian jarak dari korban dengan pinggir dinding Kali sekitar satu meter. (FX/RN)

 

(Sumber: Rilis Kapolsek Aesesa)

Komentar