oleh

Marsel Ahang : Bupati Deno Kamelus Gagal Paham Soal Hukum

RADARNTT, Ruteng – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Marsel Nagus Ahang, SH menilai Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH.,M.H., yang melayangkan surat kepada ketua DPRD Manggarai dengan perihal PAW anggota DPRD Kabupaten Manggarai Ade Robertus Irwan Obo. Hal ini membuat anggota DPRD Marsel Ahang berkicau, dan menyebut Bupati Deno Kamelus gagal paham soal aturan hukum

Menurut Marsel Ahang, seorang kepala daerah tidak berhak mengintervensi kinerja anggota dewan untuk PAW, dan sudah jelas yang bersangkutan pindah partai dari PBB ke PKPI.

“Saya menilai Bupati Deno sudah salah kamar dan salah alamat dalam  mencampuri urusan rumah tangga DPRD yang dalam suratnya bernomor Pem130/226/x11/2018 dengan perihal PAW Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Ade Robertus Irwan Obo dan surat tersebut ditujukan kepada pimpinan DPRD tertanggal 20 Desember 2018,” ujar Marsel, via pesan whatsappnya (Selasa, 08/01/2019).

Marsel juga menjelaskan, ada regulasi tentang PAW, anggota DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota adalah UU no 23 Tahun 2014, PP no 16 Tahun 2010, PKPU 22 Tahun 2010, PKPU 03 tahun 2011 dan PKPU 02 Tahun 2016.

Dalam pasal 139 ayat (1) Anggota DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota dan merujuk ketentuan pasal 139 (2) huruf i dan pasal 193 ayat(2)UU no 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah disana dinyatakan anggota DPRD yang caleg, bukan dari partai terakhirnya tapi menjadi caleg 2019 – 2024 lewat partai lain harus diberhentikan antara waktu.

Selain itu juga merujuk pada tatib DPRD Kabupaten Manggarai no 1 Tahun 2018 pasal 117 huruf h dan huruf i. Seorang anggota dewan diberhentikan sebagai anggota partai politik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan, serta menjadi anggota partai lain harus di PAW. ( Tim/Set/RN)

Komentar