oleh

Marsel Ahang Pertanyakan Izin Pembangunan Embung Di Cibal Barat

Foto: Anggota DPRD Dari Fraksi PKS, Marselus Nagus Ahang, SH

RADARNTT, Ruteng – Proyek embung di Wae Kebong, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai yang didanai APBD senilai Rp 1,2 milyar kembali dipertanyakan perijinannya oleh anggota DPRD dari Fraksi PKS, Marselus Nagus Ahang, SH.

Kepada media ini Ahang menjelaskan, pada Tanggal 2 April Bupati Deno mengirim surat dengan No BLHD.660.1/053/2016 yang ditujukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Planalogi Kehutanan dan Tata Lingkungan Hidup, lalu menanggapi surat tersebut, oleh kementerian bukan merupakan rekomendasi atau izin tetapi isi suratnya disarankan untuk konsultasi ke dinas kehutanan propinsi NTT.

“Saya bisa pastikan bahwa surat yang di keluarkan dari kementrian kemarin bukan merupakan rekomendasi atau surat izin tetapi isi suratnya menyarankan untuk konsultasi ke dinas kehutanan propinsi” tutur Ahang. (Minggu, 04/08/2019).

Dikatakan Ahang, Bupati Deno dinilai mengeksekusi pembangunan embung dengan mengabaikan prosedur dan melanggar terhadap UU tentang penggunaan kawasan hutan.

Hal lain kata Ahang, sangat dipertanyakan sikap mengeluarkan SP3 untuk pemberhentian penyidikan oleh Kapolres Manggarai yang saat itu dijabat oleh AKBP Marselis Sarimin Karong.

“Sepertinya ada kongkalingkong atas penanganan kasus ini hingga keluarnya SP3 untuk di berhentikan penyidikan saat itu,” tuturnya.

Lebih jauh Ahang mengatakan, “Polres Manggarai harus segera menetapkan tersangka Bupati Deno karena kegiatan pembangunan embung di Wae Kebong, Kecamatan Cibal Barat yang belum mengantongi surat ijin penggunaan hutan lindung dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.

Dikonfirmasi via whatsApp Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus SH, MH. mengungkapkan, bahwa semua dokumen sudah lengkap termasuk izin dari kementerian.

“Jangan biasakan fitnah orang, teknisnya dengan kadis infokom yang waktu itu menjabat kadis lingkungan,” tulis Bupati Deno. (ADI/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan