oleh

Mengisi Hari Kemerdekaan Kades Poco Likang Gelar Diskusi Penanganan Stunting

Foto: Aparat Desa Poco Likang Mendiskusikan Masalah Stunting Bersama Bidan Dan Petugas Posyandu Di Kantor Desa (17/08/2019).

RADARNTT, Ruteng – Mengisi HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, jajaran pemerintahan Desa Poco Likang melaksanakan kegiatan pendataan dan diskusi masalah stunting bersama Kader Posyandu dan Bidan Desa, bertempat di Kantor Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng – Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Kepada media ini Kades Poco Likang, Alfonsus Sudin mengatakan, “Kegiatan ini merupakan bagian dari tidak terpisahkan rencana strategi Desa Poco Likang untuk mengentaskan masalah stunting yang akan dimasukan dalam rencana kegiatan yang akan di laksanakan pada tahun anggaran 2020 mendatang” (Sabtu, 17/08/2019).

Ket Foto: Kepala Desa Poco Likang, Alfonsus Sudin

Menurut Kades Alfonsus, salah satu masalah utama yang dihadapi desa saat ini adalah masalah stunting, bahkan masalah ini menjadi masalah nasional, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita atau bayi yang berusia di bawah lima tahun, sebagai akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

Kades Alfonsus menjelaskan, “Masalah stunting tidak boleh dianggap remeh oleh kita semua, dikarenakan masalah ini dapat berakibat pada kualitas dari anak-anak generasi penerus bangsa khususnya Manggarai maka diupayakan pencegahan dini.”

Akibat yang ditimbulkan dari masalah stunting, kata Kades Alfonsus, meliputi fisik anak seperti berat badan dan tinggi badan yang tidak baik. Selain fisik, perkembangan otak anak juga akan terhambat, serta anak berisiko tinggi mengidap penyakit seperti diabetes, obesitas, stroke dan penyakit jantung saat anak berusia dewasa nanti.

Ditegaskan Kades Alfonsus, “Sesuai prioritas penggunaan Dana Desa (DD) masalah stunting merupakan salah satu target kegiatan penggunaan DD Tahun Anggaran 2019 di Desa Poco Likang.”

“Masalah tentang stunting sudah menjadi isu nasional dan harus ditangani serius oleh kita semua. Pencegahan terhadap stunting tertuang dengan jelas dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Pasal 6 ayat 1 dan 2. Dalam peraturan tersebut dijelaskan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan dalam proses pencegahan stunting meliputi penyediaan air bersih dan sanitasi, pemberian makanan tambahan dan bergizi untuk balita, pengembangan ketahanan pangan dan lain sebagainya,” tuturnya lagi.

Kades Alfonsus menambahkan, “Sebetulnya Desa Poco Likang masuk di tahun ke 3 selalu menganggarkan bidang kesehatan dengan anggaran yang menurut kami cukup yakni kurang lebih 50 juta tiap tahun yang di kelola oleh kader posyandu, namun sampai saat ini belum terlalu nampak hasilnya.”

“Banyak faktor penyebabnya, itulah yang masih menjadi tantangan tugas kami di desa,” ucapnya.

Lebih jauh Kades Alfonsus menjelaskan, “Hasil diskusi kami hari ini adalah bersepakat untuk upaya pencegahan stunting mulai dari bantuan terhadap ibu hamil seperti susu untuk ibu hamil, kacang hijau atau merah dan telur namun kami tetap berkoordinasi dengan bidang gizi di tingkat puskesmas.” (ADI/SET/R-N)

Komentar