oleh

Myzomela Prawiradilagae, Burung Endemik Pulau Alor

RADARNTT, Jakarta – Keanekaragaman hayati di Indonesia ternyata memang masih belum terkuak seluruhnya. Kali ini dalam seri hewan Indonesia, penemuan burung jenis baru dengan nama Myzomela prawiradilagae berkontribusi menambah daftar panjang temuan burung endemik di Indonesia.

Burung jenis baru ini merupakan burung endemik yang berasal dari Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur dan menambah jumlah total burung genus Myzomela di Indonesia menjadi 20 jenis.

Dijelaskan dalam laman resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), peneliti bidang Ornitologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Mohammad Irham menyatakan bahwa penamaan Prawiradilaga dari burung endemik Pulau Alor ini ialah sebuah bentuk penghargaan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada peneliti senior bidang ornitologi LIPI, Dewi Prawiradilaga atas kontribusi besarnya untuk pengembangan penelitian ekologi dan konservasi burung Indonesia.

Penemuan jenis baru ini telah dipublikasikan di Journal of Ornithology pada 5 Oktober 2019.

Ciri Burung Prawiradilaga

Menurut Irham, burung jenis baru Myzomela prawiradilagae secara fisik memiliki kemiripan warna dengan Myzomela dammermani dari Sumba dan Myzomela vulnerata dari Timor.

Burung jenis baru ini merupakan burung pemakan madu atau nektorivora.

Secara filogenetik atau pola, burung ini keturunan berkerabat dekat dengan Myzomela kuehni dari pulau Wetar, Maluku. Namun dilihat dari karakter morfologi, bioakustik dan ekologi memiliki perbedaan siginfikan.

“Warna merah di kepala Myzomela prawiradilagae lebih mencolok dan memiliki pita kecil yang hanya mencapai tenggorokan. Vokalnya lebih lambat, bernada lebih rendah, dan hampir selalu dimulai denga nada awal. Habitatnya terbatas di hutan eucalyptus,” ujar Irham. (TIM/RN)

 

(Sumber: kompas.com)

Komentar