oleh

NasDem Rekomendasi Bakal Calon Tiga Kabupaten

RADARNTT, Kupang – Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) pemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 DPW Partai NasDem Provinsi NTT merekomendasikan tiga pasangan bakal calon di tiga kabupaten yakni Belu, Ngada dan Manggarai Barat.

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, dr. Agustinus Taolin dan Dr. Antonius Bele di Kabupaten Belu, Helmut Waso dan Kornelis Soi di Kabupaten Ngada, Edistasius Endi dan dr. Yulianus Weng, M.Kes. di Kabupaten Manggarai Barat.

Partai merekomendasikan kepada ketiga pasangan bakal calon ini untuk membangun komunikasi politik untuk memastikan koalisi.

Menurut Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Provinsi NTT, Alexander Ena, keputusan ini sudah dipertimbangan matang sesuai hasil komunikasi dan kerja politik figur pasangan bakal calon di tiga kabupaten itu dalam posisi dan tugas masing-masing.

“Kita sudah punya figur pasangan bakal calon di tiga kabupaten, sehingga tidak perlu lagi membuka pendaftaran,” tegas Alex Ena, Sabtu (28/9/2019) di Kupang.

Dia mengingatkan para Ketua DPD NasDem di 9 Kabupaten agar proaktif menjalin komunikasi dengan partai politik untuk bergabung membangun koalisi, kecuali di Timor Tengah Utara partai NasDem tidak perlu lagi berkoalisi karena sudah punya 8 kursi DPRD.

“Kita perlu teman berkoalisi untuk itu segera komunikasi dengan partai-partai dan membentuk koalisi, kecuali di TTU kita bisa mengusung sendiri pasangan calon,” tegas Alex Ena.

Dia juga menekankan bahwa semua kabupaten tetap dilakukan survei untuk mengukur posisi figur di masyarakat, termasuk ketiga kabupaten tersebut tetapi tidak menjadikan survei sebagai syarat calon.

“Untuk itu, para bakal calon diminta terus bekerja dan sosialisasi di masyarakat agar semakin dikenal, disukai dan dipilih,” pungkasnya.

Pengamat politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Urbanus Ola Hurek mengatakan, setiap parpol punya mekanisme sendiri dalam menentukan figur atau kader tertentu. Oleh karena itu, langkah yang diambil NasDem patut diapresiasi. “Tentu NasDem sudah memiliki pertimbangan matang dalam hal ini,” ungkapnya.

Namun sebagai sebuah parpol, lanjutnya, NasDem berkewajiban mengkomunikasikan dan mensosialisasikan keputusan itu kepada publik pemilih agar diketahui. “Jika tidak akan terkesan parpol tidak menjalankan fungsi parpol terutama menjaring dan merespon aspirasi publik,” tegas Ola Hurek. (TIM/RN)

Komentar