oleh

Oknum Caleg PKB, Swargading Diduga Bagi Bagi Uang

RADARNTT, Labuan Bajo – Sebuah video masyarakat yang menerima uang dari salah satu calon legislatif yang diduga dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Swargading S.J Putra beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut tampak ada tiga orang warga yang memegang uang pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu dan satu orang yang berperan sebagai pembicara.

Tampak salah seorang warga berbicara lantang melaporkan peristiwa yang dialaminya yakni didatangi oleh seorang yang bernama Ahmad Din. Dalam pengakuannya, orang dalam video tersebut adalah salah satu tim sukses dari Caleg PKB, Gading. Ahmad Din memberikan uang kepada warga dengan persyaratan harus bersumpah di atas Al-Quran untuk memilih Swargading pada saat hari pencoblosan.

Namun, warga yang tidak terima dengan money politik tersebut langsung mendatangi petugas terkait dan melaporkan peristiwa bagi-bagi uang (money politik). Tampak dalam video itu, salah seorang petugas panwascam menerima laporan tersebut dan siap akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Menanggapi video yang viral tersebut, Ketua Bawaslu Manggarai Barat, Simeon Sofan Sofian membenarkannya. “Ia betul, tim kita sedang turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler pada, Senin (15/04/2019) sekitar pukul 18.00 Wita.

Simeon menjelaskan bahwa pihaknya mengetahui peristiwa tersebut berdasarkan laporan masyarakat. Dari laporan tersebut, Bawaslu Mabar melalui Bidang Penegakan Hukum Mabar bekerja sama dengan panwascam Boleng untuk memeriksa kebenaran laporan dari warga tersebut. “Karena kita baru dapat laporan dari masyarakat, makanya kita (Bawaslu Mabar, red) melalui penegak hukum turun ke lokasi,” ujarnya.

Bawaslu Mabar juga tidak menampik saat RADARNTT memastikan bahwa tim yang membagi-bagi uang tersebut adalah dari salah satu Caleg DPRD Mabar yang diduga Swargading S.J Putra yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurutnya, jika dari keterangan tim yang membagi-bagi uang tersebut terbukti Gading melakukan money politik maka pihaknya akan mendiskualifikasi dari pencalegkannya dan meneruskan kasus tersebut ke pidana. “Kalau sampai keputusan inkrah (berkekuatan hukum tetap-red) ya bisa (didiskualifikasi-red) dan bisa pidana,” ujarnya. (RIO/SET/RN)

Komentar