oleh

Oknum Nakertrans Sindir Karyawan PT. IMB Kupang ‘Jangan Jadi Pahlawan Kesiangan’

Ket: Foto Zhang Xiao Min alias Vincent Chang Yang Diduga ‘Direktur Misterius’ PT.  IMB Kupang

RADARNTT, Kupang – ‘Direktur Misterius’ PT. Ice Maju Bersama cabang Kupang, Zhang Xiao Min (Vincent Zhang) dalam pernyataan lisannya pada Tanggal 20 Agustus 2018 kepada salah satu karyawannya sebut saja Doni, mengaku dirinya sebagai Pimpinan PT. Ice Maju Bersama sehingga secara sepihak memecat karyawan secara lisan lantaran karyawan menolak demosi tanpa melalui prosedur dan mekanisme yang ditetapkan dalam UU Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003, dan tanpa dialog bipartit maupun personal appearance dengan karyawan.

“I respeck everyone here and i respeck every salesman here but we are company and i am a manager. I have a right to let you guys to do the diffrent work. Okay, You can follow your country rules, so tommorow you can take back the computer and laptop and dismiss the contrack” (Saya menghargai semua karyawan di sini dan saya juga menghormati setiap sales di sini. Tetapi, kami sebagai perusahaan dan saya adalah seorang manejer memiliki hak untuk menempatkan karyawan diposisi yang berbeda. Okay,
Kamu dapat mengikuti aturan Negaramu. Mulai besok kembalikan laptop dan HP dan engkau dipecat),” katanya.

Bukan hanya itu, berdasarkan kesaksian Doni, berdasarkan otoritasnya sebagai direktur, Zhang Xio Min (Vincent Zhang) pada Tanggal 20 Juli 2018 memiliki kuasa untuk membuat perubahan peraturan kehadiran karyawan; pada Tanggal 25 dan 26 April 2018 memberikan sanksi pemotongan gaji pokok karyawan lantaran penjualan tidak mencapai target yang ia tetapkan tanpa didasarkan pada Peraturan Perusahaan (PP), Kontrak kerja (PK) dan Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tidak Tertentu ( PKWWT)/Kontrak Karyawan Tetap.

Konsekuensinya pada saat pemberian pada gaji bulan Mei 2018 beberapa karyawan mendapat gaji dibawah standar UMR yakni berkisar Rp. 309.167. – Rp. 1562.600.-

Diduga beberapa penyimpangan yang dilakukan oleh PT. Ice Maju Bersama cabang Kupang, Lucy Chang (Suyuan Zhang) maupun Zhang Xio Min (Vincent Zhang) yang tidak sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2013 telah dilaporkan oleh karyawan yang dipecat secara lisan melalui surat pengaduan pada Tanggal 5 September 2018 dengan topik “Pengaduan Atas Kejanggalan Aplikasi Peraturan Dalam PT. Ice Maju Bersama Yang Menyimpang Dari Ketentuan Yang Diatur Dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003,” urai Doni.

Dikatakannya oknum Y.A yang menjabat sebagai Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT justru menyebut karyawan yang membuat surat pengaduan Perusahaan agar jangan menjadi pahlawan kesiangan dan akan turun (sidak) ke kantor PT. Ice Maju Bersama.

“Mereka yang di kantor sekarang tidak mengadu. Itu berarti mereka (karyawan) merasa nyaman, urusan perusahaan jangan jadi pahlawan kesiangan. Saya mengerti maksud anda ingin menunjukan bahwa perusahaan ini melakukan begini- begini dan bertentangan dengan UU. Kita mengerti, itu masukan untuk turun (sidak) nantinya. Yang itu nanti kita urus,” katanya dengan nada sinis. Ucapan yang dilontarkan pegawai Nakertrans Provinsi NTT yang berinisial Y.A tidak pernah direalisasikan hingga Yafred Odja dan Elisa Massae menjadi korban kesekian kalinya yang dipecat secara lisan oleh Tenaga Kerja Asing yang ada di Kupang. (TIM/SET/RN)

Komentar