oleh

Pelaksanaan Program Inovasi Desa Di Kabupaten Ende

-Ende, News-756 views

Foto: Bupati Ende Djafar Achmad Saat Memberikan Sambutan Dalam Bursa Pertukaran Inovasi Desa Tahun 2019.

RADARNTT, Ende – Program Inovasi Desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda nawacita serta meningkatkan kapasitas pemerentah desa sesuai dengan undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan mengembangkan rencana pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas agar dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan sumber budaya yang memiliki daya saing.

Kegiatan Inovasi Desa Rayon 1 yang diselenggarakan di Kecamatan Nangapanda (Kamis,12/09/2019) meliputi Kecamatan Nangapanda dan Kecamatan Ende yang dihadiri Forkompida, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Ende, para camat, para kades Kecamatan Nangapanda dan Ende, para BPD serta tamu undangan lainnya. Kegiatan inovasi desa ini atas kerjasama dengan (Kemendesa PDTT) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Tahun 2019.

Foto : Dihadapan Bupati Ende Kepala Desa Kerirea Ambrosius Karo Menjelaskan Hasil Produksi Usaha Ibu-ibu Desa Kerirea.

Xaverianus Molo selaku Penanggungjawab Inovasi Desa Rayon 1 dalam laporannya menyampaikan, Program Inovasi desa (PID) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda nawacita. Selain itu juga program ini untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa sesuai sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Selanjutnya dikatakan, kegiatan inovasi desa juga bertujuan memperkenalkan insiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas pembangunan serta menjaring komitmen pemerentah desa untuk mengadopsi atau mereplikasi insiatif atau Inovasi yang diperoleh dalam bursa inovasi desa.

Vinsensius Tukan Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Kabupaten Ende dalam sambutan mengatakan, “Tahun 2017 kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi mencanangkan sebuah terobosan baru dalam rangka meningkatkan pembangunan di daerah pedesaan. Terobosan tersebut dilakukan untuk melecut percepatan pembangunan dana desa yang dirangkum dalam sebuah rencana yang dinamakan Program Inovasi Desa (PID) (Kamis,12/09/2019).

Ditambahkan Vinsensius, Program Inovasi Desa muncul dikarenakan selama ini berbagai program di desa masih dianggap kurang variatif dan belum berkembang padahal potensi masayarakat dan sumber daya alam di desa diyakini mampu menciptakan banyak perubahan.

Selain itu program inovasi desa bertujuan untuk mendongkrak pembangkitan semangat serta strategis yang dikembangkan dalam program inovasi desa agar lebih efektif dalam menyusun rencana pembangunan dana desa sebagai investasi yang mendorong peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

Manfaat program inovasi desa itu antara lain menggali potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di desa agar masyarakat begerak lebih masif untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat yang meningkat serta untuk peningkatan pendapatan, ucapnya.

Sementara itu Bupati Ende Djafar Achmad dalam sambutannya mengatakan, Dalam waktu dekat Bursa Inovasi Desa pihaknya akan menyiapkan Kartu Ide dan Kartu Komitmen bagi para pegawai untuk menggali informasi dari masyarakat sehingga konsep pembangunan dari Bottom Up dan Top Down bisa berjalan.

Ia menambahkan, saat ini kita hanya punya Konsep dan ide untuk membangun Ende tapi semangatnya lemah, untuk itu dirinya juga akan mengajak investor untuk sama-sama membangun desa dengan melakukan kegiatan pameran sehingga investor bisa melihat produk UKM menjadi sektor ekonomi yang riil dalam meningkatkan pendapatan.(RianNulang/Set/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan