oleh

Pelantikan Badan Pengurus Kemada-Baja

RADARNTT, Jakarta – Organisasi Daerah (Organda) Keluarga Besar Mahasiswa dan Pemuda Lembata Jabodetabek (Kemada-Baja) menyelenggarakan pelantikan Ketua dan Badan Pengurus periode 2019-2020 dengan tema Meneropong Peradaban Lembata dari Kacamata Metropolitan di Gedung DPD Golkar, Jl. Komarudin Lama, Penggilingan, Cakung Jakarta Timur Sabtu, (13/7/2019).

Acara yang dihadiri oleh seluruh anggota Kemada-Baja, senior, sesepuh, dan tamu undangan dari Organda lain se-NTT itu dibuka dengan diskusi membahas permasalahan yang ada di Lembata saat ini.

Diskusi dimulai dari materi sejarah otonomi daerah dan tonggak perjuangan sampai saat ini, yang dibawakan oleh salah seorang tokoh pejuang otonomi Lembata, Bapak Thomas Ataladjar.

Materi diskusi dilanjutkan dengan topik, dinamika masyarakat sosial dan tantangan bagi generasi milenial dalam menyikapi perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di era revolusi industri 4.0 yang dibawakan oleh Bapak Robert Bala, dan sejarah perjuangan mahasiswa dan pemuda dalam menyikapi ketimpangan sosial yang terjadi di Lembata saat ini.

Setelah agenda diskusi, acara dilanjutkan dengan pelantikan badan pengurus Kemada-Baja periode 2019/2020, dengan ketua, Fance Watoutan yang terpilih secara sah dalam keputusan Musyawarah Besar Mubes Kemada-Baja pada tanggal 19 Mei 2019. Pelantikan dilakukan oleh Ketua demisioner periode 2018/2019, Rolandus Boli Belutowe dengan mengalungkan selendang pada ketua terpilih sekaligus pengucapan janji tugas.

Setelah pelantikan Badan Pengurus yang terdiri dari tiga fungsionaris dan lima bidang, Ketua Umum Kemada-Baja dalam sambutannya berharap adanya dukungan penuh dari semua pihak terhadap setiap program kerja selama satu tahun kedepan.

“Kami perlu adanya bimbingan dari seluruh kalangan, terkhusus orang tua dan dukungan dari semua pihak demi jalannya roda organisasi ini. Besar harapan agar kita semua bisa bergandengan tangan bersama-sama membangun keluarga kita ini”, harap Fance Watoutan.

Pada tempat yang sama, ketua demisioner periode 2018/2019, Rolandus Boli Belutowe dalam sambutan terakhirnya mengucapkan selamat kepada ketua Kemada-Baja yang baru dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas nama seluruh badan pengurus periode 2018/2019.

“Kami menyadari bahwa selama masa kepengurusan kami masih banyak kekurangan di sana sini. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya”, ungkap Boli Belutowe.

Ia juga berharap agar di masa kepengurusan yang baru, dengan Pelantikan Ketua Kemada-Baja Periode 2019/2020. Kemada-Baja tetap eksis dan lebih maju lagi dalam membangun kepedulian terhadap persoalan-persoalan yang ada di Lembata saat ini.

Acara berakhir dengan makan-makan bersama dengan sajian khas orang Flores pada umumnya, yaitu singkong rebus, rumpu-rampe dan daging ayam serta ikan bakar.

Iringan akustik dari Choky Ratulela bersama teman-temannya memerdukan malam dengan tembang-tembang ketimuran. Tarian dolo-dolo dengan irama kaki yang kompak serta lingkar lengan bercengkraman laksana rantai. Satu persatu tangan terlepas dari genggaman tangan yang lainnya seirama musik yang lambat-lambat terhenti. (Tim/RN)

(Sumber : Rilis Ama Kewaman)

Komentar