oleh

Pengutamaan Bahasa Negara di Media Luar Ruang

Foto: Valentina L. Tanate Kepala Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur

RADARNTT, Kupang – Pengutamaan Bahasa Negara daripada bahasa asing di ruang publik oleh lembaga sekolah harus diupayakan, karena sekolah memiliki peran penting untuk meningkatkan kompetensi bahasa generasi penerus bangsa. Untuk meningkatkan martabat bangsa serta membentuk karakter siswa yang makin cinta, setia dan bangga pada bahasa negara karena kelak merekalah yang akan membangun lanskap bahasa di Indonesia.

Karena itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penggembangan Bahasa Dan Pembukuan, Kantor Bahasa Nusa Tenggara menyelenggarakan kegiatan penyuluhan Media Luar Ruang Sekolah Tahun 2019 di Kabupaten Ende yang berlangsung Tanggal 21–24 Juni 2019 bertempat di aula Ine Pare.

Kegiatan dibuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, kemudian dilanjutkan dengan materi dari Kepala Kantor Bahasa NTT, Valentina L. Tanate, S.Pd. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari tim teknis Kantor Bahasa NTT, yaitu Salimulloh Tegar SSanubarianto S.Pd., dan Pangkul Ferdinandus, S.Pd.

Tujuan dari kegiatan ini:
1. Pelaksanaan penyusunan program kerja pengendalian dan penghargaan bahasa terkait ruang publik.
2. Pelaksanaan penyusunan program bahan tindak lanjut hasil pengendalian dan pengawasan pengguanan bahasa.
3. Pelaksanaan penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa.
4. Pelaksanaan penyusunan bahan kordinasi dan fasilitasi pengendalian bahasa dan pemberian penghargaan bahasa.
5. Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi pelaksanaan pengendalian bahasa dan pemberian penghargaan bahasa.
6. Pelaksanaan penyusunan laporan atas kegiatan pengendalian bahasa dan pemberian penghargaan bahasa.

Adapun tujuh objek pengutamaan Bahasa yang menjadi fokus penyuluhan, yakni:

1.Tulisan Nama Lembaga dan Gedung.
2.Tulisan Nama Sarana Umum.
3.Tulisan Nama Ruang Pertemuan.
4.Tulisan Nama Produk Barang dan Jasa
5.Tulisan Nama Jabatan
6.Tulisan Penunjuk Arah Atau Rambu Umum
7.Tulisan Yang Berbentuk Spanduk atau Alat Informasi Lain yang sejenis.

Sementara itu Ketua Panitia , Irwan Alfreed Pellondou, S.Kom mengharapkan kepada Kepala SD/MI, dan SMP/MTs sebagai utusan yang hadir untuk dapat memperbaiki penggunaan bahasa yang ada pada objek-objek di sekolah, berupa papan pengumuman, baliho, penunjuk arah, plang, nama ruangan, dan lain sebagainya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wolowaru, Djayadi S. Demu, S.Pd., saat ditemui RADARNTT  (Sabtu, 22/06/2019) mengatakan, “Terima kasih kepada Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur yang sudah menyelenggarakan kegiatan penyuluhan Media Luar Ruang Sekolah, karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk diterapkan di sekolah-sekolah. (RIANNULANGI/SET/R-N)

Komentar