oleh

Petani di Manggarai Barat Mulai Melirik Tanaman Porang

Foto: Petani tengah menimbang Porang mentah ke Pengepul (Mhen/RN)

RADARNTT, Labuan Bajo – Petani di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur mulai melirik tanaman Porang untuk dibudidaya. Pasalnya selama dua tahun terakhir harga Porang yang ditawarkan sangat menggiurkan.

Seorang petani asal Kampung Meleng, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat Vincent Mulyadi mengatakan saat ini banyak petani di Desa itu berlomba-lomba membudaya tanaman Porang.

“Mengetahui harga tanaman Porang sangat bagus, kami mulai budidaya Porang Pak, apalagi permintaan dua tahun terakhir ini sangat tinggi. Kami melihat ada potensi tanaman Porang di sini”, kata Vincent.

Dikatakan Vincent, pengepul Porang di Kampung Meleng sendiri setiap harinya menimbang 3 ton Porang mentah dari petani.

“Pengepul Porang di Kampung Meleng ini timbang 3 ton Porang setiap hari selama 2 minggu terakhir ini”, jelas Vincent.

Pice, seorang pengepul Porang di Desa itu mengaku, harga Porang mentah perkilo gram berkisar antara Rp. 5.000 hingga Rp. 6.000, Porang kering berkisar Rp. 75.000 hingga Rp. 80.000 sementara Porang tepung berkisar Rp. 400.000 hingga Rp. 500.000.

“Harganya tergantung jenis dan kondisi Porang, informasi diperoleh, porang banyak digunakan untuk bahan baku obat kesehatan dan kecantikan”, kata Pice.

Pengusaha asal Labuan Bajo Matheus Siagian mendorong para petani Meleng agar terus berinovasi dalam membudidaya tanaman Porang. “Jika potensi Porang di wilayah itu cocok dikembangkan tentu kita dorong petani. Kita harap para petani memproses Porang hingga menjadi tepung sehingga harga jualnya tinggi”, kata Matheus.

Tumbuhan Porang. (Mhen/RN)

Untuk diketahui porang termasuk tumbuhan bermarga Amorphophallus. Secara penampilan, porang tumbuh dengan tangkai tunggal atau batang bercorak belang-belang hijau-putih. Tangkai kemudian menjulurkan cabang-cabang sebagai tangkai daun.

Porang hanya bisa tumbuh di bawah pepohonan penyangga seperti pohon jati. Ia akan gagal tumbuh di area persawahan.

Tanaman ini, ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Umbi yang tertanam di dasar tungkai yang bisa diproduksi dan diolah menjadi produk kesehatan dan kecantikan. (Mhen/RN).

Komentar