oleh

Purnawirawan Polisi Sambangi Warga Naimata

RADARNTT, Kupang – Pesta demokrasi sudah semakin dekat, pesta rakyat lima tahunan kali ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena masyarakat Indonesia akan memilih presiden dan wakil rakyat secara serentak yakni DPD, DPR RI,  DPRD Provinsi serta DPRD Kab/kota pada Tanggal 17 April 2019 mendatang.

Pada Hari Minggu Malam (31/03/2019) bertempat di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, AKBP. (Purn) Anthonia Pah melakukan kegiatan tatap muka dan sosialisasi bersama warga dalam rangka menyongsong pilihan legislatif yang mana dirinya maju sebagai caleg provinsi NTT Dapil 1 Kota Kupang dengan nomer urut 2 dari Partai Nasdem.

“Saya terpanggil untuk masuk ke dunia politik semata-mata ingin memperjuangkan persoalan-persoalan yang masih selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat pada umumnya terutama kaum wanita pada khususnya,” ucap Antonia. 

Pensiunan polwan ini disebut banyak kalangan merupakan wanita tangguh dan cerdas. Antonia  terlahir pada Tanggal 24 Mei Tahun 1960 di Liliba  merupakan anak ke 6 dari 8 bersaudara pasangan Petrus Pah (Alm) dan Fransina Moy (Alm).

Diakui Anthonia Pah dirinya salah satu wanita NTT pertama yang masuk anggota Polri pada tahun 1981 dan menjadi satu-satunya polisi wanita pertama di Nusa Tenggara Timur. Dalam perjalanan kariernya dikatakan, Ia mendapatkan banyak kepercayaan dari negara khususnya di Institusi Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, diantaranya menjadi Kapolsek Kupang Tengah, Kasubag Renmin dibagian SDM, pernah ditempatkan di Detasemen 88 anti teror Polda NTT sebagai orang ke 2, kemudian ditempatkan di reserse (kepala unit perlindungan perempuan dan anak). Tak hanya itu, Antonia juga dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Polda NTT (Kabag Humas) dari jaman Kapolda Yori Yance Worang (Almarhum) dan Kapolda Ricky HP. Sitohang. Selain hal itu yang cukup berkesan, saat dirinya dipromosikan  untuk memimpin Polres Persiapan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kepada RADARNTT seusai sosialisasi Antonia  mengatakan, “Jikalau saya terpilih nanti atas kehendak Tuhan melalui kepercayaan rakyat terhadap saya, maka saya akan memperjuangkan sebuah alat pemeriksaan yang menggunakan sinar x untuk melihat struktur anatomi payudara secara non-infasiv (mammograf).”

Selanjutnya dikatakan Anthonia Pah, alat tersebut nantinya untuk mendeteksi dan mengetahui secara dini kangker payudara
yang belum teraba dan berukuran kecil atau dengan kata lain sebagai alat dianostik kelainan payudara pada kaum wanita, karena menurutnya penyakit kanker payudara tersebut selalu dialami oleh kaum wanita dan diketahui ketika sudah mencapai stadium 4. (TONY ADANG/SET/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan