oleh

Sirahudin Ali Tumbangkan Petahana di Pilkades Alor Besar

RADARNTT, Kalabahi – Calon kepala desa Sirahudin Ali, S.Pd. berhasil mengalahkan calon incumbent/petahana dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Alor Besar Kecamaran Alor Barat Laut (ABAL), Kabupaten Alor.

Pilkades dilakukan serentak di Kabupaten Alor hari ini, Sabtu, (20/7/2019). Di kecamatan ABAL ada 16 Desa menggelar Pilkades, sebanyak 13 desa dimenangkan oleh para petahana, sedangkan 3 desa yakni Alor Besar, Oamate, Lewalu para petahana tumbang.

Menurut salah seorang warga Desa Alor Besar, Rahmat Lombo, ada 3 calon yang bertarung. Sirahudin Ali memperoleh 180 suara, disusul Usman Hedung 67 suara, sedangkan petahana Ibrahim Haji diurutan buntut 33 suara.

“Kecamatan ABAL mayoritas calon petahana menang, kecuali Desa Alor Besar, Oamate dan Lewalu yang kalah”, kata Rahmat Lombo, Sabtu, (20/7/2019) petang.

Dia berharap Kepala Desa Alor Besar hasil pemilihan hari ini bisa menyelesaikan krisis air bersih dan darurat kebersihan desa, serta berbagai hal yang menjadi masalah atau kebutuhan pokok masyarakat desa pesisir itu.

Desa Alor Besar memiliki banyak potensi unggulan yang bisa dikembangkan untuk mendukung ekonomi masyarakat dan peningkatan pendapatan asli desa.

Diantaranya, Alor Besar sebagai pusat peradaban sejarah Kebesaran Alor yang dikenal ‘Atabeing’ (Belanda: Raja). Yang terkenal dengan pusat kerajaan Bungabali.

Ada juga destinasi wisata Rohani Al Qur’an tulisan tangan tertua dari kulit kayu. Desa Alor Besar juga memiliki Taman Suaka Alam Perairan (TSAP) Pantai Sebanjar.

Sebagai tokoh pemuda setempat, Rahmat Lombo berharap kepala desa harus mengoptimalkan potensi desa yang ada, dengan memanfaatkan anggaran dana desa dan sumber pembiayaan lainnya.

Bertepatan dengan Pilkades, Desa Alor Besar mendapat kunjungan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat selepas kegiatan festival dugong di pantai Mali.

Dalam kunjungannya, Gubernur Viktor  meninjau padang garam Hula, pusat tenun ikat yang tak jauh dari lokasi itu dan melihat Al Quran Tua tulisan tangan dengan bahan kertas kulit kayu.

“Pak gubernur datang lihat padang garam di Hula, Tenun Ikat di sebelah padang garam dan lihat Al Quran Tua yang ada di Desa Alor Besar”, pungkas Rahmat Lombo. (TIM/RN)

Komentar