oleh

SMAN 4 Kota Kupang Raih Juara 2 Lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Nasional Di Bali

Foto : Dari kiri ke kanan: Kol. Adm. Thontje E.P. Samadara, S.T.(PLT. Kakanwil Kemhan. RI, Prov. NTT), Angelina S. Dua (peserta lomba), Puji Rahayu, S.Pd (Guru Pembimbing), Apriani V.E.K. Dangga (peserta lomba).

RADARNTT,  Kupang – Dalam lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Nasional Tahun 2019 yang mengangkat tema ‘Mewujudkan Semangat Generasi Muda Yang Cinta Tanah Air dan Bela Negara Sebagai Dasar Penggerak Industri Kreatif’ diikuti oleh para pelajar Tingkat SLTA sederajat dan mahasiswa perguruan tinggi dari 34 Provinsi.

SMA Negeri 4 Kupang yang beralamat di Jalan Adi Sucipto, Oesapa, Kelapa Lima, Kota Kupang berhasil meraih juara ke-2 untuk yang Tingkat SLTA, sedangkan juara 1 diraih oleh SMAN Gresik Jawa Timur, dan Provinsi Bengkulu berada diurutan ke-3.

Foto: Peserta Lomba PCTA perwakilan NTT dan Guru Pembimbing, di Stan Lomba dan Produknya

Perwakilan SMAN 4 Kota Kupang yang berlaga ke tingkat nasional kali ini yaitu Angelina S. Dua siswa kelas XII IPA1, dan Apriani V.E.K. Dangga kelas XI IPA2, dengan guru pembimbingnya Puji Rahayu, S.Pd Guru PPKn SMAN 4 Kota Kupang. Lomba PCTA ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI bertempat di Aston Hotel-Denpasar Bali, pada Tanggal 09 s.d 13 September 2019. Pada acara puncak dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu beserta Ny. Nora Ryamizard Ryacudu.

Foto : Kriteria Penilaian Dilayar Monitor

Pada lomba ini, peserta harus membuat karya inovatif yang bermanfaat untuk masyarakat, memperhatikan kearifan lokal di daerah. Maka sejalan dengan itu, peserta NTT membawa karya inovasi yang diberi judul: Serbuk Lontar ‘SERLON’ Serbaguna NTT.

Bahan baku produk ini dari buah (biji) Lontar tua, yang notabene dianggap sampah, yang tidak bisa lagi dikonsumsi manusia karena keras. Biji buah lontar tua ini dijadikan SERLON melalui proses pengolahan: pencacahan, pengeringan atau penjemuran, penyangraian, dan penghalusan atau penumbukan, sehingga diperoleh serbuk atau tepung lontar yang halus dan berwarna kecoklatan.

SERLON ini serbaguna karena bisa diseduh langsung menjadi minuman panas maupun dingin yang segar, bisa untuk bahan campuran es krim, donat, coklat, aneka kue kering.

Penyelenggaraan lomba PCTA ini diharapkan tumbuhnya generasi muda yang kreatif dan inovatif, dan lebih dari itu juga agar generasi muda yang mencintai tanah airnya, yang mampu mengedepankan kearifan lokal daerah untuk menampilkan inovasi dan karya nyata serta pengetahuan secara konstruktif dan komprehensif dalam mewujudkan pemuda yang memiliki karakter kebangsaan dan cinta tanah air.

Para Duta NTT ini berharap pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi dan Pemerintah Provinsi adanya tindak lanjut dari hasil lomba ini, seperti adanya proses pengembangan produk SERLON menjadi produk andalan daerah NTT, yang bisa dijadikan kuliner khas daerah yang memperkaya budaya kuliner di provinsi ini. Selain itu pihak pemerintah diharapkan pula dapat membantu produk ini untuk mendapat izin dari BPOM dan mendapatkan Hak Paten.  (TIM/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan