oleh

Suharjito Pimpin Partai Gelora NTT

-News, Politik-2.476 views
Spread the love

RADARNTT, Kupang – Suharjito mendapat mandat dan amanat untuk membangun konsolidasi dalam rangka persiapan pembentukan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) di Nusa Tenggara Timur.

Mandat dan Amanat ini diberikan berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Gelora yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 9-11 November 2019 kemarin.

“Di Rakornas itu, untuk NTT sendiri saya diberi mandat dengan pak Syafrudin Goran Tokan untuk memimpin Gelora NTT,” ujarnya kepada media ini, Rabu, 13/11/2019.

Pada Rakornas Partai Gelora tersebut, lanjutnya, intinya adalah saling menyamakan persepsi untuk persiapan kelanjutan agenda pembentukan partai.

“Makanya pada Rakornas itu, para pendiri dan saya juga salah satu pendiri nasional Partai Gelora diminta untuk hadir untuk menandatangani legalitas akte pendirian,” jelasnya

Terkait mandat yang diberikan, jelasnya, ini sudah merupakan konsekuensi sebagai salah satu pendiri partai yang mana dirinya juga harus memberikan andil dengan menyiapkan kepengurusan untuk melengkapi struktur Partai Gelora NTT hingga kepengurusan di tingkat kabupaten.

“Kalau menurut undang undang ya kita harus memenuhi 75% kepengurusan di tingkat kabupaten dan 50% di tingkat kecamatan,” ujarnya

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa cita-cita dari Partai Gelora adalah ingin menjadi partai besar dan kuat. Selain itu, tambahnya, Partai Gelora adalah partai yang berasaskan pancasila sehingga partai ini lebih terbuka.

“Kepengurusan yang akan kita bangun juga akan lebih plural, dan ini juga yang kita akan tekankan ke daerah-daerah,” jelasnya

Intinya Partai Gelora NTT, tambahnya, siap untuk ikut menyusekseskan agenda Partai Gelora yang bisa eksis di NTT dan nasional.

“Oleh karena itu, kami mengajak kepada masyarakat yang berminat mari kita gabung di Partai Gelora,”

Partai Gelora secara nasional dipimpin oleh politisi kawakan Anis Matta (Ketua Umum), Fahri Hamzah (Wakil Ketua) dan Mahfud Sidiq (Sekretaris Jendral). (ND/RN)

. (ND/RN)

Komentar