oleh

Telan Ratusan Juta, Bangunan MCK Didesa Rengkam ‘Mubasir’

RADARNTT, Borong – Program bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) bagi warga miskin yang diglondongkan dari pemerintah pusat melalui dinas Pekerjaan Umum di Desa Rengkam kecamatan Poco Rana Timur, kabupaten Manggarai Timur (Matim) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata hanya menghabiskan anggaran saja, sementara asas manfaatnya tidak pernah dirsakan oleh warga setempat.

MCK tersebut dibangun pada Tahun 2013 diatas tanah milik  mantan Kepala Desa Rengkam Stanislaus Wahi, Proyek itu dibiayai oleh APBN pusat  melalui  Dinas PU Daerah Matim, dan diberi untuk  dikelolakan langsung oleh masyarakat melalui kelompok  OMS, dengan anggaran sebesar Rp. 350.000.000, diperuntukkan sebagai WC umum bagi warga desa Rengkam. Namun pelaksanaannya dana tersebut dikelolah oleh mantan kades Rengkam Stanislaus Wahi.    

Kepala Desa Rengkam Frans Yunsun, saat ditemui tim RadarNTT di kediamannya belum lama ini, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa proyek pembangunan MCK bagi warga miskin yang diprogram oleh pemerintah pusat melalui dinas PU Kabupaten Matim, dan desa Rengkam mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.350.000.000, untuk membangun MCK umum.

Kata Kades Yunus, sejak dibangunnya MCK tersebut Tahun 2013 hingga kini tidak dimanfaatkan oleh warga,” warga tidak perna gunakan MCK tersebut sejak selesainya pekerjaan itu.” Ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan, akses jalan menuju lokasi MCK tersebut tidak ada, selain itu warga juga kesulitan air, karena  tidak ada  sumber air, sehingga bangunan itu menjadi mubasir karena warga tidak bisa memanfaatkannya.

Ia juga menambahkan, selain mubasir bangunanya sudah rusak total, Pernah dirinya mendatangi lokasi MCK, dan menurutnya bangunan tersebut tidak bisa dimanfaatkan lagi, sebab kondisinya rusak parah. Seperti penampung jamban sudah pecah, tembok bangunan pecah,” pokoknya hancur berantakan, dan kondisi bangunannya sudah tumbuh rumput liar yang tinggi, sementara anggaran Negara 350 Juta lenyap.” ujarnya penuh kesal

Untuk diketahui mantan kades Rengkam Stanislaus Wahi, yang juga ketua Panitia pembentuk kelompok OMS sekaligus Pengelola  proyek MCK tersebut, hingga saat ini sulit dihubungi, selalu tidak berada di tempat. ( RJ/RN )                      

.                                                                                                

Komentar