oleh

Terima Penghargaan Kemendikbud, Polikarpus Do Kenakan Pakaian Adat

Foto: Ketua PKBM Bintang Flobamora Kota Kupang, Polikarpus Do Kenakan Pakaian adat Ende Saat Terima Piagam Penghargaan Dari KEMENDIKBUD

RADARNTT, Ende – Ingin mengharumkan nama kabupaten sebagai tempat kelahirannya, Ketua Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bintang Flobamora Kota Kupang Polikarpus Do mengenakan pakaian adat asal Ende saat menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Penerimaan piagam penghargaan tersebut sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah (kemendikbud) terhadap PKBM Bintang Flobamora sebagai juara satu lomba kegiatan antar kelembagaan PKBM se-Indonesia yang dikemas Direktorat Pembinaan Pendidikan Kesetaraan Dirjen PAUD dan DIKMAS Kemendikbud RI sejak Tanggal 4 – 7 Agustus 2019, di Hotel Ibis Serpong, Tangerang, sebulan yang lalu.

Dikatakannya, yang menyerahkan piagam penghargaan adalah DIRJEN PAUD dan DIKMAS Kemendikbud RI, Haris Iskandar, pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Nasional ke-54, Sabtu, (07/09/2019) di Lapangan Karebosi kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Ketika ditanya alasan mengapa mengenakan pakaian adat Ende, pria yang pernah belajar filsafat di Seminari Tinggi CICM Jakarta itu mengatakan bahwa dirinya ingin mempromosi pakaian adat Ende melalui literasi budaya di tingkat nasional. Selain itu, Ia juga ingin mengharumkan nama Kabupaten Ende karena menurutnya Ende adalah kabupaten dimana Ia dilahirkan.

“Saya ingin promosi pakaian adat Ende melalui literasi budaya di tingkat nasional, juga ingin mengharumkan Ende. Jadi wajarlah kalau saya pakai pakaian adat Ende, karena memang saya dilahirkan di Ende,” tutur Polikarpus melalu komunikasi via telepon.

Untuk diketahui, dalam peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tahun 2019, seperti dikutip dari Okezone.com (Sabtu 07/09/2019). Kemendikbud RI juga mensosialisasikan kebijakan dan program percepatan penuntasan buta aksara di Indonesia melalui program literasi nasional.
Kegiatan tersebut mengambil tema tentang Ragam Budaya Lokal Dan Literasi Masyarakat.

Secara umum rangkain kegiatan HAI ke-54 terdiri dari Festival Litetasi Indonesia, Pameran Produk Unggulan PAUD dan DIKMAS, Temu Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Workshop Pendidikan Keaksaraan Komunitas Adat Terpencil/khusus, Bimbingan Teknis Pendidikan Berkelanjutan, Workshop Percepatan Satuan Pendidikan Non Formal Terakreditasi serta Pameran Pendidikan dan Kebudayaan.

Turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) Republik Indonesia Muhadjir Effendi, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah. (RianNulangi/Set/R-N)

Komentar