oleh

Tersangka Dana BOS SDI Liliba Diserahkan Ke Jaksa

RADARNTT, Kupang – Pelimpahan berkas perkara Tindak Pidana Korupsi dari penyidik Ditreskrimsus Polda NTT akhirnya dinyatakan lengkap atau P-21 oleh pihak Kejaksaan Tinggi Kupang Kemarin Tanggal 04 April 2019.

Kejari Kota Kupang, Winarno SH melalui Kasi Intel Chris Mallaka SH mengatakan kepada RADARNTT, “Sebenarnya kasus ini, Kejati punya bagian, tapi karena perlu kelengkapan administrasi makanya diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang untuk melengkapi administrasinya.”  (Jumat, 05/04/2019).

“Yang menyatakan perkara ini P-21 lengkap, ada pada jaksa peneliti di KEJATI. Setelah jaksa peneliti menyatakan bahwa berkasnya sudah lengkap, baru pihak kepolisian menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa peneliti,” ungkapnya.

“Karena proses persidangan nanti, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Kupang yang merupakan wilayah hukum Kota Kupang, maka secara administrasi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang, makanya proses tahap kedua P-21 kemarin itu dilakukan di sini, karena bagian administrasinya. Untuk jaksanya selain dari Kejati, ada juga jaksa dari Kejari Kota Kupang yang bantu.”

Tampak Kedua Tersangka RM dan YPN Diserahkan penyidik Tipikor Polda NTT ke Kejaksaan.

Berdasarkan dokumen berkas perkara, diketahui ada 6 jaksa dari Kejati NTT dan 3 jaksa dari Kejari Kota Kupang untuk bantu, tambahnya. Adapun nama nama 9 Jaksa Penuntut Umum dalam kasus tindak pidana korupsi Di SD Inpres sebagai berikut: 1). R.  Nazara, SH., MH., 2). Boby H.  Halomoan Sirait, SH., MH., 3). Iwan Kurniawan, SH., 4). Herry C. Franklin., SH., MH., 5). Andrew P.  Keya., SH., 6). S. Hendrik Tiip, SH., 7). Jopi Novelis, SH., 8). Januarius L. Bolitobi., SH., 9). Vinsensius Tampubolon, SH.

Setelah pelimpahan berkas tahap II ini kemarin (Kamis, 04/04/2019), maka mulai terhitung selama 20 hari kedepan mempersiapkan bahan administrasi untuk melimpahkan ke persidangan nanti dan siap mendapat penetapan persidangan nanti. Apabila dalam jangka waktu 20 hari ini jaksa penuntut umum belum siap, maka bisa minta perpanjangan dengan waktu 30 hari untuk pelimpahannya.

Saat ini tersangka YPN dan RM sudah diserahkan kejaksaan penuntut umum dan itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab bagi jaksa penuntut umum, untuk limpah berkas perkara ini ke pengadilan. Tinggal tunggu perkembangannya, kira-kira dalam jangka waktu 20 hari ini, biasanya paling lambat itu hari ke 15 sudah dilimpahkan. Dan nanti tolong dipantau, kalau sudah dilimpahkan maka satu minggu setelah limpah penetapan untuk persidangan sudah ada, tutur Chris Mallaka.

Diketahui sebelumnya YPN dan RM menjadi tahanan penyidik Polda NTT yang dititipkan di sel Polres Kupang Kota, namun setelah dinyatakan P-21 maka kedua tahanan itu menjadi tahanan jaksa. Tersangka RM diboyong ke Lapas Wanita sedangkan tersangka YPN dititipkan rumah tahanan. (UMBU/SET/RN).

Komentar