oleh

Wakil Walikota Kupang Sebut 99% Pejabat Yang Dilantik Memenuhi Persyaratan

Foto: Suasana Pelantikan Eselon IIIA/ IIIB di Balai Kota Kupang Tadi Siang

RADARNTT, Kupang – Pemerintah Kota Kupang menyelenggarakan upacara pelantikan sumpah jabatan baik pejabat struktural maupun fungsional sebanyak 75 orang ASN/PNS Eselon IIIA dan IIIB di Kantor Walikota Kupang (Sabtu, 01/06/2019).

Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Walikota Kupang No. BKBPD. 821/919/B/5/ 2009 tentang Pemberhentian/Pengangkatan Pejabat adninistrator di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang dan telah mendapatkan pertimbangan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Pengangkatan (Baperjakat)  Kota Kupang pada tanggal 31 Mei 2019.

Herman Man, Wakil Walikota Kupang dalam sambutannya dihadapan para rohaniawan, pejabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Asisten Sekretaris Daerah Kota Kupang, para saksi pejabat eselon II dan para tamu undangan yang hadir menyampaikan dua alasan pokok pelantikan: Pertama, meyakinkan kepada bangsa ini dan kepada saudara-saudara; kita Indonesia, kita Pancasila meskipun upacara pelantikan tersebut dilaksanakan pada hari Libur Nasional. Kedua, merupakan usaha menjawabi rentetan peristiwa yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Kupang, dan DPR.

“Proses pelantikan Pejabat Administrator (Eselon III dan Fungsional) lingkup Kota Kupang melalui hasil kualifikasi yang sudah diperiksa, dipertimbangkan dan telah disodorkan kepada Walikota Kupang serta didasarkan pada rekam jejak jabatan dan catatan tentang integritas. Meskipun ada beberapa kecacatan sebagai manusia yang memiliki kekurangan sebab No Body is Perfeck (tidak ada seorang manusia yang sempurna ) Namun ia meyakini bahwa dari ketidaksempurnaan itu para pejabat yang dilantik dapat sempurna dengan cara mengubah pola kerja dan merubah mental,” ucap Herman.

Lebih lanjut dikatakan, “99% saudara/i yang diangkat hari ini telah memenuhi kualifikasi persyaratan jadi tidak usah kuatir.”

Menurut Wakil Walikota,  para pejabat yang dilantik memiliki tantangan, tuntutan serta kebutuhan masyarakat berbeda dibandingkan dengan zamannya dahulu.

Herman menyampaikan, pemerintahan yang baik (good goverment) terdiri atas 2 kata dasar dalam bahasa Inggris yakni good dan goverment. Good mencakup semua kita; dalam hal ini saudara (para pejabat) sebagai pribadi dan sebagai lembaga menjunjung tinggi nilai-nilai yang baik atau bagus. Dengan demikian, good itu artinya menjunjung tinggi nilai moral, hukum, nilai pemerintahan, nilai sosial dan nilai agama sedangkan goverment (pemerintahan) yang pertama dalam lingkup pemerintahan maka saudara (para pejabat yang dilantik) harus bertindak responsif, cepat tanggap dan tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa [Ordinary] melainkan dengan cara luar biasa [Extraordinary].

Oleh karena itu dirinya mengajak agar para pejabat yang dilantik mampu membagikan mimpi pimpinan berupa mimpi akan air bersih, penerangan di malam hari, Kupang bersih, Kupang tertib.

Herman Man meminta Kepala Badan Litbang dan sekretarisnya untuk berinovasi tiada henti dan memberi masukan bukan dengan cara yang biasa tetapi dengan cara yang extra luar biasa dan menekankan leadership (kepemimpinan) supaya jangan sampai ada leader (pimpinan) yang mendapat mosi tidak percaya.

Untuk itu bagi saya, simbol menaruh pangkat dibelakang hati berarti menempatkan pangkat itu didalam hatimu dan tempatkanlah hatimu di dalam pekerjaan, sebab kita dipanggil untuk melayani bukan untuk dilayani dan 4 unsur-unsur untuk melayani dengan baik yakni otak, mulut, hati dan tangan serta rendah hati meskipun memiliki jabatan yang tinggi, ucap Herman. (VINSEN/SET/R-N)

Komentar