oleh

Warga Mengeluh Pencetakan E-KTP di Dinas Dukcapil Kota Kupang Lamban

RADARNTT, Kupang – Juve, Ratna dan Galih (bukan nama yang sebenarnya) warga Kota Kupang mengeluh karena lambannya proses pembuatan E-KTP maupun proses mencetak kembali E-KTP yang sudah rusak atau hilang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang.

Proses penerbitan dokumen kependudukan seharusnya dilaksanakan dalam rentang waktu 1 jam dan paling lama 24 jam sejak persyaratan dinyatakan lengkap petugas pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hal ini diatur dalam pasal 3 ayat (2) PERMENDAGRI No.19/2018. Jika Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota tidak melaksanakan ketentuan yang diatur dalam PERMENDAGRI itu maka yang bersangkutan terancam diberhentikan.

“Saya sudah datang ke sini sebanyak 3 kali dan KTP belum juga dicetak. Kata petugas nanti baru mereka SMS tetapi saya tunggu selama 1 bulan pihak petugas tidak pernah SMS. Sedangkan oknum caleg-caleg tertentu kok bisa urus KTP dalam waktu 2 minggu sudah diambil, ” tukas Juve dan Ratna kepada RADARNTT di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Jalan Timor raya, Pasir Panjang No 124.

Sebenarnya bukan kinerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil melainkan sistim komputernya yang mesti di re-chek kembali, ujar Galih mantan operator E-KTP.

“Mungkin saja terjadi pendobelan data dimana terdapat kemiripan nama namun berbeda tempat, tanggal dan tahun lahir. oleh sebab itu, fungsi konsolidasi ialah mengecek kembali data yang bersangkutan dengan identitas dalam kartu keluarga. Masa konsolidasi data belum selesai padahal konsolidasi data itu hanya sistem. Sebenarnya E-KTP dengan sistem online harusnya sudah dicetak dalam hitungan jam jadi masalahnya terletak pada sistem jaringan komputer “

Sementara itu Agus Riri Masse saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan, “Jangan marah, Saya belum ada waktu untuk wawancara sebab pak Walikota sedang memanggil dan ingin bertemu. (VINSEN/SET/RN)

Komentar