oleh

Waspada Anjing Rabies, Seorang Warga Aimere Kehilangan Separuh Hidungnya

Foto : Kapolsek Aimere AKP Usman Hasan

RADARNTT, Bajawa – Berniat ingin menangkap anjing yang diduga terinfeksi rabies dengan cara memukul, salah satu warga Aimere malah kehilangan sebagian hidungnya.

Korban digigit anjing pada bagian hidung hingga mengakibatkan hidung korban luka tak beraturan. Korban diketahui bernama Finsensius Tena (65) warga RT 01, Dusun Gemo, Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.

Dihubungi wartawan melalui whatsapp (Selasa, 13/08/2019) Kapolsek Aimere AKP Usman Hasan membenarkan kejadian tersebut.

AKP Usman juga menjelaskan kronologis kejadian (Senin, 12/08/2019) sekitar pukul 17.00 WITA. Pemilik anjing memberitahukan kepada korban dan beberapa tetangga untuk menangkap seekor anjing dengan cara memukul.

Seferinus Diwa Goa sang pemilik anjing, ingin menangkap anjing tersebut setelah melihat ciri – ciri anjing miliknya seperti terinfeksi virus rabies.

Sementara itu sang korban, Finsensius Tena (65) bersama beberapa orang tetangganya menggunakan kayu hendak memukul anjing tersebut.

Secara tiba- tiba anjing mengejar korban dan menggigit korban dibagian hidung hingga mengakibatkan sebagian hidung terkoyak, korban terluka tidak beraturan dan luka gores pada bagian pelipis.

Melihat kejadian tersebut maka beberapa warga masyarakat langsung berusaha untuk memukul anjing tersebut hingga mati.

Sementara korban dibawa ke Puskesmas Aimere untuk mendapat pertolongan sekitar pukul 23.00 wita, dan saat ini korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Bajawa.

Mendapat informasi tersebut, pegawai Dinas Peternakan Kecamatan Aimere mendatangi tempat kejadian, lalu memotong leher Anjing dan membawa kepala Anjing tersebut untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Sementara bagian lainnya dikuburkan langsung oleh pemilik anjing tersebut, tulis AKP Usman Hasan. (FRANSISKUS/SET/R-N)

Komentar

Jangan Lewatkan