oleh

Yohanes Beda Asal Lembata Ditemukan di Nganjuk Jawa Timur, Butuh Bantuan untuk Pulang

RADARNTT, Surabaya – Yohanes Beda (75) asal Lembata Nusa Tenggara Timur ditemukan warga Nganjuk dalam kondisi tanpa identitas dan sanak keluarga dan sudah tiga bulan dititipkan di Poli Jiwa Puskesmas Rejoso Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Dia ingin pulang kampung tetapi ketiadaan biaya, sehingga membutuhan bantuan pihak keluarga dan kenalan untuk segera pulang ke kampung halamannya di Desa Puor, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

“Bapak Yohanes sampaikan ingin pulang, tapi dia tidak tahu karena tidak ada biaya”, kata Vinsensius Apolo Nuri, Mahasiswa Kesehatan yang sedang praktik di Puskesmas itu, ke radarntt.co, via seluler, Rabu (7/8/2019) siang.

Saat ini Yohanes Beda sedang dalam pengawasan Vinsensius Apolo Nuri pria asal Ende-Flores, di Ruang Poli Jiwa Puskemas Rejoso Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

“Iya benar eja, sekarang saya sementara di lokasi. Tapi puji Tuhan adiknya dari Lembata sudah telepon saya dan sudah omong (bicara) langsung dengan bapak Yohanes. Ini masih tunggu info dari adik bungsu yang di Surabaya, tapi sampai saat ini saya hubungi belum dijawab”, ungkap Vinsensius Apolo Nuri.

Vinsensius Apolo Nuri mengatakan, Yohanes Beda sudah menginap tiga bulan lebih di tempat itu, tanpa biaya alias gratis karena dia ditemukan tanpa keluarga sehingga seluruh biaya ditanggung pihak Puskesmas.

“Iya saya disini, sebagai mahasiswa praktik dan prkatik saya sisa seminggu lebih, makanya dengan sisa waktu ini saya berusaha agar bapak Yohanes bisa ketemu dengan keluarganya”, kata Vinsensius Apolo Nuri.

Bagi keluarga, sahabat, kenalan dan semua pihak yang turut prihatin dan berniat membantu bisa menghubungi saudara Vinsensius Apolo Nuri melalui nomor handphone 082145240698.

Vinsensius Apolo Nuri mengaku sudah berhasil terhubung dengan adik kandung Yohanes Beda di Lembata dan meminta dirinya menghubungi adik bungsunya yang sedang berada di Surabaya dan sudah hubungi via telepon dan sms tapi sampai saat ini belum memberikan respons.

Awak media berhasil menghubungi adik bungsu Yohanes Beda, di Surabaya yang menurut Vinsensius Apolo Nuri dipanggil Bur mengatakan, semua urusan kembali kepada pribadi kakak Yohanes Beda untuk berusaha pulang kampung, karena sudah berulangkali diajaknya untuk pulang kampung tapi tidak dituruti.

“Saya sudah ajak berulangkali, saat saya masih kuliah sudah ajak untuk pulang kampung tapi tidak pernah ikut”, kata Bur via seluler, Rabu (7/8/2019) petang.

Menurut Bur, kakaknya punya istri, anak dan selama ini mereka tinggal di Desa Kauman, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Sampai berita ini dipublish, awak media belum mendapat konfirmasi via seluler dari Bur tentang nomor kontak, nama istri dan anak serta detail alamat rumah kakaknya. (TIM/RN)

Komentar