oleh

Badan Kehormatan DPRD NTT Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik

-News-4.794 views

RADARNTT, Kupang – Badan Kehormatan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari ini Rabu, (22/7/2020) telah menerima laporan dugaan pelanggaran kode etik yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Demikian kata Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi NTT, Yohanes de Rosari di Gedung DPRD NTT, Rabu (22/7/2020) pagi.

“Kami baru terima surat masuk dari Pemerintah Provinsi yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi NTT dengan perihal Laporan Pelanggaran Kode Etik,” tutur Politisi Golkar asal Lembata.

Yohanes de Rosari mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut pekan depan karena, sudah ada agenda public hearing dua buah Rancangan Peraturan Daerah Prakarsa DPRD yang dijadwalkan mulai besok 23–27 Juli 2020.

Prinsipnya kita segera tindak lanjuti laporan pemerintah, karena Badan Kehormatan memiliki kewenangan untuk menyelidiki dan menyidik setiap laporan terkait masalah kode etik DPRD NTT.

“BK memiliki kewenangan yang diatur dalam Peraturan DPRD NTT nomor 1 tahun 2019 tentang Tata Tertib, Nomor 2 tahun 2019 tentang Kode Etik dan Nomor 3 tahun 2019 tentang Tata Beracara BK DPRD NTT,” kata de Rosari.

Menurut surat Sekretaris Daerah NTT nomor Hk.03.5/184/2020 tertanggal 21 Juli 2020 dijelaskan bahwa bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polo Maing selaku Sekretaris Daerah Provinsi NTT, dengan ini melaporkan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh saudari Reny Marlina Un, SE,MM dan saudara Christian Widodo.

Adapun dugaan pelanggaran kode etik tersebut dilakukan melalui pernyataan tertulis dalam forum Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT tanggal 8 Juli 2020. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan