Agustus 4, 2021
oleh

Desa Lamalera B, Jadi Desa Model PKK Kedua di Kabupaten Lembata

-News-474 views

RADARNTT, Lewoleba – Desa Lamalera B ditetapkan menjadi desa model pemberdayaandan kesejahteraan keluarga (PKK) kedua di Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Penetapan ini, mengacu pada peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur No. 85 tahun 2019 tentang pedoman percepatan pelaksanan pengembangan pariwisata estate di NTT tahun (2019-2023).

Demikian yang disampaikan oleh Wakil Ketua Tim penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur Ny. Maria Fransiska Djogo saat melaunching desa model di desa Lamalera B, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata pada, Kamis, (18/12/20).

“Ini merupakan desa model PKK kedua di kabupaten Lembata. Desa model PKK yang pertama ada di desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape. Hari ini, kita kembali launching desa Lamalera B menjadi desa model PKK kedua di Kabupaten Lembata. Karena desa Lamalera B adalah Desa pariwisata yang selalu di kunjungi wisatawan, baik domestik dan mancanegara. Lamalera sudah terkenal dengan tradisi menangkap ikan paus, tutur Maria.

Sambung Maria, tujuan desa model ini adalah untuk meningkatan kesejahteraan keluarga di desa sasaran. Ia juga berharap dengan adanya program desa model di Lamalera dapat meningkatan ekonomi masyarkat, memperbaiki gizi buruk dan menekan angka stunting di desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi ini.

“Masalah kebersihan, pola hidup sehat juga menjadi penting dalam mendukung program ini, PKK kita dari dulu kalau ke desa selalu kita ajarkan pola hidup sehat dan bersih, termasuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Wakil Ketua PKK NTT.

Untuk diketahui,  PKK NTT di tahun anggaran 2021 mendapat anggaran Rp30 miliar. Nantinya Rp27 miliar fokus untuk pemberian makanan tambahan untuk seluruh kabupaten di NTT dengan pembagian satu kabupaten satu desa.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Sosial PMD Aloysius Buto menegaskan, gerakan PKK merupakan gerakan nasional yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat dengan perempuan sebagai motor penggeraknya menuju terwujudnya keluarga bahagia, sejahtera, maju dan mandiri. Terutama PKK sangat berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga untuk mewujudkan keluarga sejahtera, yaitu keluarga yang mampu meningkatkan keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan bathin.

Lanjutnya, PKK dan para kader menjadi ujung tombak gerakan pembangunan di tengah masyarakat. Karena PKK memiliki peranan dan peluang yang sangat besar dalam mengisi dan mewujudkan kesejahteraan keluarga.

“Hari ini kita melakukan kegiatan sosialiasi program kerja TP PKK tahun 2021 dan penandatangan nota kesepahaman (MoU) desa model PKK kedua di kabupaten Lembata  provinsi NTT di desa Lamalera B”, ujar Sunur.

“Saya berharap kunjungan kerja dan penandatangan MOU ini menjadi momentum untuk meningkatkan peran PKK dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat terutama berkaitan dengan perikanan yang di dalamnya juga terdapat banyak ragam wisata seperti tenun ikat, dan kerajinan tangan yang nantinya bisa menjadi target program PKK”, pinta Sunur.

Sementara itu, Sekretaris PKK Kabupaten Lembata, Katarina Nanek dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan kerja PKK NTT dan sosialisasi desa model di Lamalera B itu.

“Sudah banyak hal yang telah diberikan pemerintah provinsi dan kabupaten Lembata kepada PKK. Hari ini di desa Lamalera B menjadi desa model kedua di kabupaten ini. Itu berarti desa ini harus mampu menjadi contah bagi desa lainnya yang ada di kecamatan Wulandoni,” kata Nanek.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kesehatan Lembata, dr. Lucia, Kepala Bapelitbangda Said Kopong, Camat Wulandoni Frans Dangku, para kepala desa se-kecamatan Wulandoni, serta para Ketua PKK desa. (Humas/Lembata/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan