oleh

Domi Mere: Prioritas ‘Rapid Test’ Massal di Daerah dengan Kasus Transmisi Lokal

-News-516 views

RADARNTT, Kupang – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere dalam RDP bersama Komisi V DPRD NTT, Senin (8/6/2020) menegaskan bahwa akan melakukan rapid test masif di daerah yang memiliki kasus transmisi lokal seperti Kota Kupang dan Kabupaten Ende.

Menanggapi pernyataan sejumlah Anggota Komisi V DPRD NTT yang mengusulkan agar dilakukan rapid test secara massal dan gratis kepada masyarakat, Domi Mere sepakat untuk melakukan rapid test massal terutama untuk daerah yang ada kasus transmisi lokal.

“Kita prioritaskan daerah yang tinggi angka kasus transmisi lokal seperti Kota Kupang dan Ende,” kata Domi Mere.

Menurutnya testing dan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis menjadi prioritas perhatian ke depannya baik sebelum maupun saat ‘new normal, untuk kepentingan pemetaan kondisi umum kesehatan masyarakat dan proteksi kerja tenaga medis dalam memberikan pelayanan. “Ke depan rapid test dan APD untuk tenaga medis menjadi fokus pengadaan kita,” kata Domi Mere.

Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa menyambut baik dan menegaskan agar rapid test massal segera dilakukan secara gratis kepada masyarakat, karena pembebanan biaya rapid test saat ini yang mencapai Rp 500.000 per orang sekali tes dirasa sangat memberatkan dan menjadi keluhan masyarakat.

“Jika harga rapid test sebesar itu maka orang sulit melakukan test mandiri, maka gunakan anggaran yang ada untuk pengadaan ART dan lakukan tes massal kepada masyarakat agar bisa diketahui gambaran kondisi umum kesehatan masyarakat,” tegas politisi PDI Perjuangan.

Senada dengannya, pada kesempatan itu politisi PKB Yohanes Rumat juga menekankan agar Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Gugus Tugas segera menggunakan alokasi anggaran yang ada untuk membeli alat tes dan melakukan testing massal secara gratis kepada masyarakat.

“Hal ini juga bentuk kepedulian nyata pemerintah untuk masyarakat di tengah situasi pandemi ini, selain memberikan BLT tetapi juga memeriksa kesehatan mereka,” tegas politisi asal Manggarai Timur yang akrab disapa Hans Rumat. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan